Bulog Sungai Penuh-Kerinci Fokus Salurkan Bantuan Pangan, Pastikan Stok Beras Aman dan Tepat Sasaran

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan Bulog Cabang Sungai Penuh Fahmi Hafiza Siregar bersama Asisten Manager Administrasi dan Keuangan Eka Wijaya serta Asisten Manager Pengadaan dan Operasional Haryadi saat diwawancarai awak media di Kantor Cabang Bulog Sungai Penuh-Kerinci

Pimpinan Bulog Cabang Sungai Penuh Fahmi Hafiza Siregar bersama Asisten Manager Administrasi dan Keuangan Eka Wijaya serta Asisten Manager Pengadaan dan Operasional Haryadi saat diwawancarai awak media di Kantor Cabang Bulog Sungai Penuh-Kerinci

Sungai Penuh, Targetlink.id – Perum Bulog Cabang Sungai Penuh-Kerinci terus menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat penerima manfaat. Penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Juli, Agustus dan September 2026 saat ini masih berlangsung di wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan Perum Bulog Cabang Sungai Penuh-Kerinci, Fahmi Hafiza Siregar, saat diwawancarai awak media di Kantor Cabang Perum Bulog Sungai Penuh-Kerinci, Senin (7/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Fahmi didampingi Eka Wijaya, Asisten Manager Administrasi dan Keuangan, serta Haryadi, Asisten Manager Pengadaan dan Operasional.

Fahmi menjelaskan, total bantuan pangan beras yang dialokasikan untuk wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci mencapai 1.311 ton. Dari jumlah tersebut, sebanyak 249 ton dialokasikan untuk Kota Sungai Penuh, sedangkan 1.062 ton untuk Kabupaten Kerinci.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan bantuan sebanyak 10 kilogram beras setiap bulan. Untuk alokasi tiga bulan, yakni Juli, Agustus dan September 2026, masing-masing KPM menerima total 30 kilogram beras.

Penyaluran bantuan pangan tersebut saat ini masih dalam proses. Bulog bekerja sama dengan pemerintah desa dalam mendistribusikan beras kepada masyarakat yang telah masuk dalam data penerima bantuan.

“Bantuan pangan yang kita salurkan berupa beras medium. Beras tersebut berasal dari hasil produksi petani dalam negeri, baik dari Sungai Penuh, Kerinci, Jambi, Lampung maupun Palembang,” ujar Fahmi.

Ia menegaskan, beras yang digunakan untuk bantuan pangan merupakan beras produksi dalam negeri. Saat ini tidak ada lagi beras luar negeri (LN) yang digunakan dalam penyaluran bantuan pangan tersebut.

Stok Beras Bulog Dipastikan Aman

Di tengah proses penyaluran bantuan pangan, Bulog Cabang Sungai Penuh-Kerinci juga memastikan ketersediaan stok beras tetap aman. Saat ini, stok beras yang tersedia di gudang Bulog mencapai sekitar 700 ton.

Baca Juga :  Wako Alfin Pantau Pengamanan Malam Tahun Baru 2026

Menurut Fahmi, pasokan beras Bulog tidak hanya berasal dari petani di Sungai Penuh dan Kerinci, tetapi juga didatangkan dari sejumlah wilayah lain seperti Jambi, Lampung dan Palembang.

“Stok beras di gudang saat ini sekitar 700 ton. Kita memastikan ketersediaan beras tetap cukup karena penyuplai nya tidak hanya dari Sungai Penuh dan Kerinci, tetapi juga dari Jambi, Lampung dan Palembang. Jadi tidak ada kelangkaan beras,” jelasnya.

Selain bantuan pangan, Bulog juga tetap menyalurkan beras SPHP kepada mitra-mitra Bulog, pasar serta sejumlah instansi, baik dinas maupun Polres Kerinci, dengan menyesuaikan ketersediaan stok di gudang.

Penyerapan Gabah Petani Capai 74 Persen

Selain menyalurkan bantuan pangan, Bulog Cabang Sungai Penuh-Kerinci juga terus melakukan penyerapan gabah dari petani.

Bulog melakukan pembelian gabah petani dengan harga Rp6.500 per kilogram. Dari target penyerapan sebanyak 1.000 ton, hingga saat ini telah terealisasi sekitar 743 ton atau mencapai 74 persen.
“Dari target seribu ton, saat ini sudah 743 ton atau sekitar 74 persen yang tercapai,” katanya.

Data Penerima Bantuan Berasal dari Pemerintah Pusat

Terkait data penerima bantuan pangan, Fahmi menegaskan bahwa Bulog tidak menentukan sendiri siapa yang berhak menerima bantuan. Data penerima diterima Bulog dari pemerintah pusat melalui badan nasional dan kementerian terkait.

Selanjutnya, Bulog bertugas menyalurkan bantuan sesuai data yang diterima.

“Untuk bantuan pangan, kami mendapatkan data langsung dari badan nasional dan kementerian. Bulog hanya menyalurkan sesuai data yang diterima,” tegas Fahmi.

Ia berharap bantuan pangan benar-benar tersalurkan kepada masyarakat yang sesuai dengan data dan memang membutuhkan.

Menurutnya, masyarakat yang tergolong mampu, termasuk ASN, TNI maupun Polri, tidak seharusnya menerima bantuan pangan tersebut. Penerima bantuan saat ini mengacu pada masyarakat yang masuk dalam desil 0 sampai desil 4.

“Kita berharap bantuan pangan tersalurkan kepada yang benar-benar sesuai data dan masyarakat yang membutuhkan. Kalau warga yang mampu, ASN, TNI atau Polri, tentunya tidak perlu disalurkan,” ujarnya.

Penyaluran Bantuan Gratis

Dalam proses penyaluran, Bulog bekerja sama dengan pemerintah desa. Beras kemudian didistribusikan ke desa untuk disalurkan kepada masyarakat yang telah terdata sebagai penerima manfaat.

Baca Juga :  Zulfajri, SH: Selamat HUT ke-17 Kota Sungai Penuh

Fahmi menyebutkan, kendala yang dihadapi dalam penyaluran sejauh ini lebih banyak berkaitan dengan jarak tempuh dan kondisi jalan, terutama menuju wilayah pedalaman.

Meski demikian, Bulog tetap berupaya menyalurkan bantuan hingga ke wilayah yang sulit dijangkau.

“Selama penyaluran, kendalanya lebih kepada jarak tempuh dan jalan yang masih rusak, terutama di daerah pedalaman. Namun kita tetap menyalurkan,” katanya.

Ia menegaskan, masyarakat penerima bantuan pangan tidak dipungut biaya sepeser pun. Bantuan beras tersebut diberikan secara gratis.

Masyarakat Bisa Bermitra dengan Bulog

Selain menjalankan program bantuan pangan, Bulog Cabang Sungai Penuh-Kerinci juga membuka kesempatan bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk menjadi mitra Bulog.

Fahmi mengatakan, masyarakat yang ingin bermitra dapat datang langsung ke Kantor Bulog Cabang Sungai Penuh-Kerinci dengan membawa persyaratan berupa KTP, NPWP, KK, NIB dan SKHU, serta memiliki tempat usaha atau ruko.

“Kalau memenuhi persyaratan, siapa pun boleh bermitra dengan Bulog. Caranya mudah, datang langsung ke kantor,” jelasnya.

Untuk pembelian beras SPHP, mitra dapat membeli maksimal 2 ton, dengan tetap menyesuaikan ketersediaan stok di gudang.

Sementara untuk komoditas minyak, pembelian juga bergantung pada ketersediaan stok. Pembayaran dilakukan secara cash atau tunai, kemudian barang diambil langsung oleh mitra di Kantor Bulog Cabang Sungai Penuh-Kerinci.

Dengan penyaluran bantuan pangan yang terus berjalan serta ketersediaan stok yang dipastikan aman, Bulog berharap bantuan dapat diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan sesuai dengan data yang telah ditetapkan pemerintah.(Lya)

Editor : Liya

Berita Terkait

Kepala Sekolah TK Kartika II-24 Zuryana, S.Pd. Ucapkan Selamat atas Pelantikan Hj. Helneti Mesra sebagai Anggota DPRD Kota Sungai Penuh
Aditya dan Dwi Kemala Hasri Pengusaha Toko Mas Garuda Family Motivasi Pengusaha Muda di Diklatcab HIPMI, Dorong Generasi Muda Berani Berwirausaha
Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Dibuka, Pengendara Diimbau Waspadai Longsor Susulan
Sekda Alpian Buka Rakercab V BPC HIPMI Sungai Penuh, Rahma Sri Wahyuni Dorong Kolaborasi Pengusaha Muda
Rekrutmen PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Belum Dibuka, BKPSDM Ungkap Alasannya
Proyek Rp13,9 Miliar RSUD H.A. Thalib Disorot, Dugaan Solar Subsidi Mencuat
Pemuda Pondok Agung Didorong Jadi Pelopor Perdamaian, Penguatan Kapasitas HAM Digelar
LSM Kompej Hearing Bersama Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh Bahas Dugaan Pertalite Bermasalah
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Kepala Sekolah TK Kartika II-24 Zuryana, S.Pd. Ucapkan Selamat atas Pelantikan Hj. Helneti Mesra sebagai Anggota DPRD Kota Sungai Penuh

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Aditya dan Dwi Kemala Hasri Pengusaha Toko Mas Garuda Family Motivasi Pengusaha Muda di Diklatcab HIPMI, Dorong Generasi Muda Berani Berwirausaha

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Dibuka, Pengendara Diimbau Waspadai Longsor Susulan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Sekda Alpian Buka Rakercab V BPC HIPMI Sungai Penuh, Rahma Sri Wahyuni Dorong Kolaborasi Pengusaha Muda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Rekrutmen PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Belum Dibuka, BKPSDM Ungkap Alasannya

Berita Terbaru