Siklon Tropis Bakung Picu Cuaca Ekstrem Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Targetlink.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi Bibit Siklon 91S di Samudra Hindia barat daya Lampung telah meningkat menjadi Siklon Tropis Bakung sejak Jumat (12/12) pukul 19:00 WIB.

Siklon ini memiliki kecepatan angin maksimum 35 knot (65 km/jam) dengan tekanan 1000 hPa, bergerak ke arah barat daya menjauhi wilayah Indonesia. Meski tidak langsung mengenai daratan, siklon ini tetap berpotensi menimbulkan hujan deras, angin kencang, dan gelombang tinggi dalam 1–2 hari ke depan.

Prediksi Perkembangan Siklon Bakung

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kecepatan angin diprediksi meningkat menjadi 55 knot (100 km/jam) dalam 24 jam ke depan.

Baca Juga :  Cari Uang Pecahan untuk THR Lebaran 2026? Ini Daftar Lokasi ATM nya

Tekanan sekitar sistem 988 hPa.

Pergerakan tetap menjauhi wilayah Indonesia.

Dampak Tidak Langsung di Indonesia:

Hujan sedang hingga lebat di Bengkulu, Lampung, dan Banten

Angin kencang di Bengkulu

Gelombang tinggi (1,25–2,5 m) di Samudra Hindia barat Kep. Mentawai hingga Lampung, Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa Barat, dan Selat Sunda bagian selatan

Bibit Siklon 93S

BMKG juga memantau Bibit Siklon 93S di Samudra Hindia selatan Bali-Nusa Tenggara. Siklon ini bergerak perlahan ke barat daya dan berpeluang rendah menjadi siklon tropis. Dampak tidak langsung meliputi hujan sedang-lebat di Jawa Timur, Bali, dan NTB, serta angin kencang dan gelombang tinggi di pesisir selatan Jawa Timur, Bali, hingga Nusa Tenggara.

Baca Juga :  Wako Alfin Hadiri Rakor Penguatan Sinergi Kolaborasi KPK

Imbauan BMKG

Masyarakat diminta tetap waspada dan memantau informasi terkini, menjaga kebersihan lingkungan dan drainase, menyiapkan persediaan penting, serta menyesuaikan aktivitas kelautan.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menegaskan prinsip early warning, early action, agar masyarakat tetap aman menghadapi cuaca ekstrem. BMKG akan memantau perkembangan Siklon Tropis Bakung dan Bibit 93S secara real-time melalui TCWC Jakarta.(Lya)

Editor : Liya

Sumber Berita : BMKG Indonesia

Berita Terkait

ISA Sebut Pemecatan Ketua PK Golkar Sungai Penuh Inkonstitusional, Peringatkan Ancaman Dualisme Partai
Siskeudes Lumpuh Sepekan di Sungai Penuh, Seluruh Kantor Desa Terganggu, Kerinci Justru Normal
BMKG Ungkap Hujan Deras Masih Mengguyur Indonesia, Ini Prediksi Sampai Kapan
Resmi Harga LPG 5 Mei 2026: 3 Kg Tak Bergerak, 5,5 Kg & 12 Kg Naik di Banyak Daerah
Beli Dolar AS Dibatasi US$25.000, Ini 7 Jurus BI Kuatkan Rupiah
Lulus S1 di Usia 18 Tahun, Kisah Inspiratif Pato Sayyaf Wisudawan Termuda Undip
BYD Atto 1 Tantang Jaecoo J5 EV, Duel SUV Listrik 2026 yang Bikin Konsumen Galau Pilih
Daftar Pemain Asing Draft Liga Voli Korea 2026/2027 Resmi Dirilis, Mantan Tandem Megawati Jadi Sorotan
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:30 WIB

ISA Sebut Pemecatan Ketua PK Golkar Sungai Penuh Inkonstitusional, Peringatkan Ancaman Dualisme Partai

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:02 WIB

Siskeudes Lumpuh Sepekan di Sungai Penuh, Seluruh Kantor Desa Terganggu, Kerinci Justru Normal

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:05 WIB

BMKG Ungkap Hujan Deras Masih Mengguyur Indonesia, Ini Prediksi Sampai Kapan

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:03 WIB

Resmi Harga LPG 5 Mei 2026: 3 Kg Tak Bergerak, 5,5 Kg & 12 Kg Naik di Banyak Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:12 WIB

Beli Dolar AS Dibatasi US$25.000, Ini 7 Jurus BI Kuatkan Rupiah

Berita Terbaru