OJK Jambi Perkuat Akses Keuangan Kerinci, UMKM Didorong Naik Kelas dan Waspada Pinjol Ilegal

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, Targetlink.id –  6 Mei 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi menegaskan komitmennya sebagai motor penggerak peningkatan akses keuangan daerah. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) Kabupaten Kerinci yang di gelar di Ruang Pola Kantor Bupati Kerinci.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan lembaga jasa keuangan. Dengan demikian, akses layanan keuangan bagi masyarakat di harapkan semakin luas dan merata.

Rapat tersebut di hadiri langsung oleh Bupati Kerinci Monadi, Wakil Bupati Murison, Sekda Zainal Efendi, serta pimpinan perbankan seperti BNI, BRI, Bank Mandiri, Bank Jambi, dan perwakilan Bursa Efek Indonesia Wilayah Jambi.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dorong Literasi dan Pembiayaan UMKM

Kepala OJK Provinsi Jambi, Yan Iswara Rosya, menegaskan bahwa TPKAD memiliki peran penting dalam memperluas akses keuangan masyarakat. Oleh karena itu, program ini di arahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

“Melalui TPKAD, kita ingin memastikan seluruh masyarakat memiliki akses terhadap layanan keuangan yang aman, mudah, dan terjangkau,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa fokus utama TPKAD meliputi peningkatan literasi keuangan, perluasan inklusi keuangan, serta dukungan pembiayaan bagi pelaku UMKM. Dengan adanya dukungan tersebut, pelaku usaha di harapkan mampu berkembang dan naik kelas.

Baca Juga :  Wawako Azhar Pasang Tonggak Pertama Pasar Sungai Penuh

 

Waspada Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong

Di sisi lain, Kepala OJK, Yan Iswara Rosya juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap maraknya pinjaman online ilegal dan investasi bodong.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menerapkan prinsip 2L, yaitu Legal dan Logis, sebelum berinvestasi atau meminjam dana,” tegas Yani.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menjaga kerahasiaan data pribadi. Jangan sampai informasi penting seperti PIN ATM atau PIN kartu kredit di salahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

OJK mencatat, hingga saat ini telah menutup sekitar 953 pinjaman online ilegal. Sementara itu, untuk pinjol legal, akses aplikasi hanya di izinkan pada kamera, mikrofon, dan lokasi pengguna.

 

Program Prioritas TPKAD 2026

Dalam rakor tersebut, sejumlah program strategis tahun 2026 juga di rumuskan. Di antaranya:

. Pengembangan ekonomi inklusif berbasis pertanian

. Peningkatan daya saing daerah

. Program kredit melawan rentenir

Program-program ini di harapkan mampu mendorong kesejahteraan masyarakat sekaligus menekan praktik pinjaman berbunga tinggi.

 

Baca Juga :  Bupati Kerinci Monadi Hidupkan Lahan Tidur dengan Tanam Padi Ciherang Metode SRI

 

Bank Jambi Siap Dukung

Sementara itu, Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhari, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung program TPKAD.

Saat ini, Bank Jambi telah memiliki 59 kantor cabang dengan layanan berbasis syariah. Selain itu, realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp72 miliar. Penyaluran melalui agen Bank Jambi di Kerinci bahkan telah menembus Rp12 miliar.

Baca JugaBantuan 2,5 Ton Benih Padi Disalurkan di Sungai Penuh, Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

 

Di bidang sosial, Bank Jambi juga konsisten menyalurkan dana CSR. Selama 10 tahun terakhir, total CSR mencapai Rp4,05 miliar, dengan Rp349 juta disalurkan pada 2025.

“Kami akan terus mendukung program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Khairul.

 

Sinergi untuk Ekonomi Inklusif

Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, OJK, dan sektor perbankan, TPKAD Kabupaten Kerinci di harapkan mampu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Sebagai hasilnya, praktik rentenir dan pinjol ilegal dapat di tekan, sementara pertumbuhan ekonomi daerah menjadi lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan.(Lya)

 

Baca JugaDampingi Gubernur Al Haris, Bupati Monadi Tinjau PLTA Kerinci dan Tebar Benih Ikan di Batang Merao

Editor : Liya

Berita Terkait

Program MBG di Kerinci Disorot, Koalisi LSM Tuntut Evaluasi Total SPPG Jembatan Merah
Babinsa Kodim 0417/Kerinci Temukan Mobil Tangki BBM Non Subsidi Tergelincir di Bahu Jalan , Diduga Angkut Solar Tanpa Dokumen Resmi
Aksi Damai Warga Tiga Desa di PLTA Kerinci Berlangsung Tertib, PT KMH Sampaikan Klarifikasi Soal Tuntutan Lahan
Kades Tanjung Syam Lisna Sari Resmi Menikah, Momen Bahagia yang Diringi Doa dan Harapan Masyarakat
SMA Negeri 4 Kerinci Gelar Sosialisasi Budaya Sekolah dan Buka MPLS Tahun Ajaran 2026/2027
Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Dugaan Pungli, Laporkan Balik Ketua LSM Tamperak ke Polres Kerinci atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
Kepala Dinas Perhubungan Kerinci Juanda Sasmita Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung RSUD Bersama Gubernur Jambi
LSM PETISI SAKTI Kecewa Tak Ditemui Pemkab Kerinci, DPRD Sambut Aspirasi Pembangunan Balai Rehabilitasi Narkoba
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Program MBG di Kerinci Disorot, Koalisi LSM Tuntut Evaluasi Total SPPG Jembatan Merah

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:20 WIB

Babinsa Kodim 0417/Kerinci Temukan Mobil Tangki BBM Non Subsidi Tergelincir di Bahu Jalan , Diduga Angkut Solar Tanpa Dokumen Resmi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:29 WIB

Aksi Damai Warga Tiga Desa di PLTA Kerinci Berlangsung Tertib, PT KMH Sampaikan Klarifikasi Soal Tuntutan Lahan

Senin, 13 Juli 2026 - 22:27 WIB

SMA Negeri 4 Kerinci Gelar Sosialisasi Budaya Sekolah dan Buka MPLS Tahun Ajaran 2026/2027

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:58 WIB

Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Dugaan Pungli, Laporkan Balik Ketua LSM Tamperak ke Polres Kerinci atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Berita Terbaru