Beli Dolar AS Dibatasi US$25.000, Ini 7 Jurus BI Kuatkan Rupiah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah pejabat menyampaikan pernyataan kepada media terkait kebijakan ekonomi, termasuk langkah penguatan rupiah dan pembatasan pembelian dolar AS

Sejumlah pejabat menyampaikan pernyataan kepada media terkait kebijakan ekonomi, termasuk langkah penguatan rupiah dan pembatasan pembelian dolar AS

Jakarta, Targetlink.id – Bank Indonesia (BI) menyiapkan kebijakan pembatasan pembelian dolar Amerika Serikat (AS) hingga maksimal US$25.000. Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah tekanan global yang masih berlanjut.

Selain itu, langkah tersebut menjadi bagian dari tujuh strategi utama BI dalam memperkuat nilai tukar rupiah. Dengan kebijakan yang terintegrasi, BI berupaya menekan gejolak di pasar keuangan.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menjelaskan bahwa penguatan rupiah dilakukan melalui kombinasi kebijakan moneter dan stabilisasi pasar. Oleh karena itu, BI menjalankan tujuh jurus sekaligus agar hasilnya lebih optimal.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut 7 jurus BI untuk memperkuat rupiah:

1. Intervensi pasar valas secara konsisten untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

Baca Juga :  Laba BRI Melonjak 9 Kali Lipat dalam 18 Tahun, Kini Tembus Rp57 Triliun!

2. Operasi moneter yang optimal guna menjaga likuiditas tetap seimbang.

3. Penyesuaian suku bunga acuan agar tetap kompetitif dan menarik investor.

4. Pendalaman pasar keuangan domestik supaya lebih kuat dan tahan gejolak.

5. Stabilisasi aliran modal asing agar tidak terjadi capital outflow besar.

6. Koordinasi kebijakan dengan pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

7. Pembatasan transaksi valas, termasuk pembelian dolar AS maksimal US$25.000.

Sementara itu, kebijakan pembatasan ini melengkapi aturan sebelumnya yang sudah menetapkan batas pembelian dolar hingga US$50.000 per bulan. Dengan demikian, kontrol terhadap permintaan dolar menjadi lebih ketat.

Baca Juga :  Wapres Pastikan Distribusi BBM Lancar Pascabencana Aceh

 

Baca JugaWako Alfin Terima Kunjungan DPD RI dan OJK, Perkuat Pengembangan UMKM Daerah

Di sisi lain, BI menegaskan bahwa kebijakan ini tidak akan mengganggu kebutuhan riil masyarakat maupun pelaku usaha. Sebaliknya, aturan ini ditujukan untuk menekan spekulasi yang dapat melemahkan rupiah.

Dengan penerapan tujuh jurus tersebut, BI berharap rupiah tetap stabil dan mampu menghadapi tekanan ekonomi global yang dinamis.(Lya)

 

Baca JugaKepala Sekolah Apresiasi Dua Guru SMPN 13 Kerinci Berprestasi di Tingkat Nasional dan Provinsi pada Hardiknas 2026

Editor : Liya

Berita Terkait

Influenza A Jadi Sorotan, Kemenkes Sebut H1N1Pdm09 Paling Banyak Ditemukan
Desil Keluarga Berubah, KIP Kuliah Apakah Bisa Dicabut? Simak Penjelasannya
Darurat Narkoba, Masyarakat dan LSM Petisi Sakti Desak Wako Alfin-Bupati Monadi Segera Hadirkan Balai Rehabilitasi di Kerinci-Sungai Penuh
Jemaah Haji Indonesia Mulai Pulang ke Tanah Air, Berikut Jadwal Kepulangan 2026
Viral Kabar Indomaret Tutup 1 Juni 2026, Ini Fakta yang Sebenarnya Terjadi
Resmi Berlaku 1 Juni 2026, Harga Solar Turun di Tengah Penyesuaian BBM Pertamina
Indonesia Bikin Dunia Terkejut! Depak Brasil, Garuda FA7 Kini Tinggal Selangkah Lagi Jadi Juara Dunia
Purbaya Tegaskan DHE SDA Wajib Masuk RI 100 Persen Mulai Besok, Eksportir Tak Bisa Lagi Bebas Simpan Devisa di Luar Negeri
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:56 WIB

Influenza A Jadi Sorotan, Kemenkes Sebut H1N1Pdm09 Paling Banyak Ditemukan

Kamis, 17 September 2026 - 22:12 WIB

Desil Keluarga Berubah, KIP Kuliah Apakah Bisa Dicabut? Simak Penjelasannya

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:37 WIB

Darurat Narkoba, Masyarakat dan LSM Petisi Sakti Desak Wako Alfin-Bupati Monadi Segera Hadirkan Balai Rehabilitasi di Kerinci-Sungai Penuh

Senin, 1 Juni 2026 - 10:11 WIB

Jemaah Haji Indonesia Mulai Pulang ke Tanah Air, Berikut Jadwal Kepulangan 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 09:04 WIB

Viral Kabar Indomaret Tutup 1 Juni 2026, Ini Fakta yang Sebenarnya Terjadi

Berita Terbaru