Harga LPG Non-Subsidi Melonjak Tajam, Ancaman Migrasi ke Gas 3 Kg Makin Nyata

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tabung LPG 3 kg bersubsidi dan Bright Gas 12 kg non-subsidi yang mengalami kenaikan harga signifikan.

Ilustrasi tabung LPG 3 kg bersubsidi dan Bright Gas 12 kg non-subsidi yang mengalami kenaikan harga signifikan.

Targetlink.id – Harga LPG non-subsidi kembali mengalami lonjakan tajam pada April 2026. Kenaikan ini langsung memicu kekhawatiran, terutama terkait potensi peralihan konsumsi ke LPG subsidi 3 kg.

PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga untuk produk LPG non-subsidi. Akibatnya, harga Bright Gas 12 kg kini menyentuh kisaran Rp228 ribu hingga Rp248 ribu per tabung di sejumlah wilayah.

 

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selisih Harga Makin Lebar

Di sisi lain, harga LPG subsidi 3 kg masih berada di kisaran Rp19 ribu per tabung. Perbedaan harga yang sangat jauh ini membuat beban masyarakat semakin berat, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan rumah tangga.

Karena itu, tidak sedikit konsumen mulai mempertimbangkan beralih ke LPG 3 kg. Padahal, gas bersubsidi tersebut hanya di peruntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga :  Jakarta Masih Jadi Ibu Kota! Putusan MK soal IKN Ternyata Bukan Akhir, Ini Fakta Pentingnya

 

Potensi Migrasi Kian Besar

Seiring kenaikan harga yang terus terjadi, potensi migrasi ke LPG subsidi di perkirakan semakin besar. Kondisi ini bisa memicu masalah baru dalam distribusi energi.

Selain itu, lonjakan permintaan LPG 3 kg berisiko membuat pasokan tidak tepat sasaran. Jika tidak di kendalikan, kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan justru bisa kesulitan mendapatkan gas subsidi.

 

Dampak ke Usaha Kecil

Kenaikan harga LPG non-subsidi juga berdampak langsung pada pelaku UMKM. Banyak usaha kuliner mulai tertekan karena biaya operasional meningkat.

Sebagai akibatnya, sebagian pelaku usaha mencari cara untuk menekan biaya, termasuk dengan beralih ke LPG subsidi. Namun, langkah ini berpotensi memperparah ketidakseimbangan distribusi.

 

Pemerintah Perlu Bertindak

 

Baca Juga :  Rupiah Melemah? Kurs Dolar Hari Ini 9 Maret 2026 Nyaris Rp17.000 per USD

Melihat kondisi tersebut, pemerintah diminta segera mengambil langkah antisipasi. Salah satu langkah penting adalah memperketat pengawasan distribusi LPG subsidi agar tetap tepat sasaran.

Baca JugaWako Alfin Apresiasi Kenduri Sko Koto Baru, Tradisi Leluhur Tetap Lestari dan Penuh Makna

Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga perlu di tingkatkan. Tujuannya agar penggunaan LPG sesuai dengan peruntukannya dan tidak menimbulkan masalah baru.

Kenaikan harga LPG non-subsidi memang tidak terhindarkan akibat dinamika energi global. Meski demikian, dampaknya terhadap masyarakat harus segera diantisipasi.

Jika tidak, migrasi besar-besaran ke LPG 3 kg dapat memperburuk distribusi subsidi dan memicu ketimpangan baru.(Lya)

Baca JugaPajak Mobil & Motor Listrik Tak Lagi Gratis 2026, Ini Aturan Baru yang Bikin Kaget!

Editor : Liya

Berita Terkait

Jemaah Haji Indonesia Mulai Pulang ke Tanah Air, Berikut Jadwal Kepulangan 2026
Viral Kabar Indomaret Tutup 1 Juni 2026, Ini Fakta yang Sebenarnya Terjadi
Resmi Berlaku 1 Juni 2026, Harga Solar Turun di Tengah Penyesuaian BBM Pertamina
Indonesia Bikin Dunia Terkejut! Depak Brasil, Garuda FA7 Kini Tinggal Selangkah Lagi Jadi Juara Dunia
Purbaya Tegaskan DHE SDA Wajib Masuk RI 100 Persen Mulai Besok, Eksportir Tak Bisa Lagi Bebas Simpan Devisa di Luar Negeri
Pensiunan PNS Dapat 2 Penghasilan Tambahan Selain Gaji Bulanan, Ini Syarat Penting dari Taspen
Tak Ada Angin, Tak Ada Hujan! Adhisty Zara Tiba-Tiba Unggah Foto Pernikahan, Publik Langsung Heboh
Bukan Sekadar Laga Pembuka! Timnas Indonesia U-19 Vs Myanmar, Misi Pertahankan Gelar Dimulai Besok
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 10:11 WIB

Jemaah Haji Indonesia Mulai Pulang ke Tanah Air, Berikut Jadwal Kepulangan 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 09:04 WIB

Viral Kabar Indomaret Tutup 1 Juni 2026, Ini Fakta yang Sebenarnya Terjadi

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:12 WIB

Resmi Berlaku 1 Juni 2026, Harga Solar Turun di Tengah Penyesuaian BBM Pertamina

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:51 WIB

Indonesia Bikin Dunia Terkejut! Depak Brasil, Garuda FA7 Kini Tinggal Selangkah Lagi Jadi Juara Dunia

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:20 WIB

Purbaya Tegaskan DHE SDA Wajib Masuk RI 100 Persen Mulai Besok, Eksportir Tak Bisa Lagi Bebas Simpan Devisa di Luar Negeri

Berita Terbaru