Jakarta, TargetLink.id – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengklarifikasi perbedaan data dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait jumlah peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) BPJS Kesehatan nonaktif yang mengidap penyakit kronis. Penjelasan itu ia sampaikan dalam rapat bersama pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/2/2026).
Berdasarkan data Kemenkes, terdapat 120.472 peserta PBI JK nonaktif yang tercatat sebagai pasien penyakit kronis. Namun, data terbaru dari Kementerian Sosial (Kemensos) menunjukkan jumlah lebih rendah, yakni sekitar 106 ribu peserta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gus Ipul menjelaskan selisih data tersebut muncul karena Kemensos melakukan validasi ulang. Proses itu mencakup penyesuaian dengan data peserta yang telah meninggal dunia.
“Data kami 106 ribu itu setelah kami sesuaikan dengan yang meninggal,” ujar Gus Ipul di hadapan anggota DPR.
Ia menegaskan, Kemensos terus memperbarui data PBI BPJS Kesehatan agar bantuan iuran tepat sasaran. Pemerintah juga berkoordinasi dengan Kemenkes untuk menyinkronkan data peserta, terutama bagi pengidap penyakit kronis yang terdampak penonaktifan.(Jn)
Baca Juga: WFA Jelang Lebaran 2026 Resmi Diterapkan, Pemerintah Atur Mobilitas Mudik Lebih Fleksibel
Editor : Liya









