Gus Ipul Klarifikasi Perbedaan Data PBI BPJS Nonaktif Pengidap Penyakit Kronis

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memberikan penjelasan soal perbedaan data PBI BPJS nonaktif dalam rapat bersama DPR di Senayan.

Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memberikan penjelasan soal perbedaan data PBI BPJS nonaktif dalam rapat bersama DPR di Senayan.

Jakarta, TargetLink.id – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengklarifikasi perbedaan data dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait jumlah peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) BPJS Kesehatan nonaktif yang mengidap penyakit kronis. Penjelasan itu ia sampaikan dalam rapat bersama pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Berdasarkan data Kemenkes, terdapat 120.472 peserta PBI JK nonaktif yang tercatat sebagai pasien penyakit kronis. Namun, data terbaru dari Kementerian Sosial (Kemensos) menunjukkan jumlah lebih rendah, yakni sekitar 106 ribu peserta.

Baca Juga :  Cegah Campak Melalui Imunisasi

Baca JugaKementrian Keuangan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Serahkan Penghargaan Kepada Pemkot Sungai Penuh

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gus Ipul menjelaskan selisih data tersebut muncul karena Kemensos melakukan validasi ulang. Proses itu mencakup penyesuaian dengan data peserta yang telah meninggal dunia.
“Data kami 106 ribu itu setelah kami sesuaikan dengan yang meninggal,” ujar Gus Ipul di hadapan anggota DPR.

Baca Juga :  PSIM Dipermalukan di Kandang! Persita Curi Kemenangan Dramatis Lewat Gol Cepat Andrejic

Ia menegaskan, Kemensos terus memperbarui data PBI BPJS Kesehatan agar bantuan iuran tepat sasaran. Pemerintah juga berkoordinasi dengan Kemenkes untuk menyinkronkan data peserta, terutama bagi pengidap penyakit kronis yang terdampak penonaktifan.(Jn)

Baca JugaWFA Jelang Lebaran 2026 Resmi Diterapkan, Pemerintah Atur Mobilitas Mudik Lebih Fleksibel

Editor : Liya

Berita Terkait

Tanggal 14-15 Mei 2026 Libur Apa? Cek Jadwal Long Weekend dan Daftar Cuti Bersama Resminya
Viral Pesawat Garuda Berputar Lama di Udara India, Ini Penyebab Sebenarnya
Bocoran New Honda Vario 160 2026 Muncul, Desain Makin Sporty dan Futuristik Bikin Heboh
Waspada Hantavirus di Indonesia, Kemenkes Catat 23 Kasus: Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Mutasi Polri Mei 2026: 23 Kombes Pol Pecah Bintang, Ini Daftar Nama dan Jabatan Barunya
Xiaomi TV S Mini LED 2026 Resmi Hadir di Indonesia, Tawarkan Visual Premium dan Gaming 144Hz
ISA Sebut Pemecatan Ketua PK Golkar Sungai Penuh Inkonstitusional, Peringatkan Ancaman Dualisme Partai
Siskeudes Lumpuh Sepekan di Sungai Penuh, Seluruh Kantor Desa Terganggu, Kerinci Justru Normal
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:08 WIB

Tanggal 14-15 Mei 2026 Libur Apa? Cek Jadwal Long Weekend dan Daftar Cuti Bersama Resminya

Senin, 11 Mei 2026 - 14:27 WIB

Viral Pesawat Garuda Berputar Lama di Udara India, Ini Penyebab Sebenarnya

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:09 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia, Kemenkes Catat 23 Kasus: Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:09 WIB

Mutasi Polri Mei 2026: 23 Kombes Pol Pecah Bintang, Ini Daftar Nama dan Jabatan Barunya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:54 WIB

Xiaomi TV S Mini LED 2026 Resmi Hadir di Indonesia, Tawarkan Visual Premium dan Gaming 144Hz

Berita Terbaru