WFA Jelang Lebaran 2026 Resmi Diterapkan, Pemerintah Atur Mobilitas Mudik Lebih Fleksibel

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan kebijakan Work From Anywhere jelang Lebaran 2026 untuk mengatur mobilitas masyarakat.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan kebijakan Work From Anywhere jelang Lebaran 2026 untuk mengatur mobilitas masyarakat.

Jakarta, TargetLink.id – Pemerintah resmi menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) menjelang dan setelah Hari Raya Idulfitri 2026. Kebijakan ini bertujuan mengatur mobilitas masyarakat agar arus mudik Lebaran berjalan lebih lancar dan terkendali.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, skema WFA berlaku pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026. Ia menegaskan kebijakan ini bukan libur, melainkan pengaturan kerja fleksibel atau Flexible Working Arrangement (FWA).

Baca Juga :  Potret Kunjungan Prabowo Ke Rumah Affan

Menurut Airlangga, kebijakan WFA di berlakukan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan juga dapat di terapkan oleh sektor swasta. Fleksibilitas ini di harapkan memudahkan masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik dan balik Lebaran.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca JugaWako Alfin Bahas Program Strategis Dengan Kementrian Agraria

Selain WFA, pemerintah menyiapkan stimulus ekonomi berupa diskon tarif transportasi menjelang Idulfitri. Program tersebut di nilai efektif mendorong mobilitas, pariwisata, serta pertumbuhan ekonomi nasional, seperti yang terjadi pada periode Natal dan Tahun Baru sebelumnya.

Baca Juga :  Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka, Target 100 Ribu Pemudik Berangkat Aman dan Nyaman

Airlangga memprediksi mobilitas masyarakat pada Lebaran 2026 akan meningkat signifikan. Pada Lebaran 2025, tercatat 154,62 juta orang melakukan perjalanan, sementara periode Nataru mencapai 110,43 juta orang, yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara tahunan.(Jn)

Baca JugaASN Boleh WFA Jelang Nyepi dan Lebaran 2026, Menpan RB Terbitkan Aturan Resmi

Editor : Liya

Berita Terkait

Waspada Hantavirus di Indonesia, Kemenkes Catat 23 Kasus: Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Mutasi Polri Mei 2026: 23 Kombes Pol Pecah Bintang, Ini Daftar Nama dan Jabatan Barunya
Beli Dolar AS Dibatasi US$25.000, Ini 7 Jurus BI Kuatkan Rupiah
Heboh Mobil Pecah Ban Massal di Tol Jagorawi, Jasa Marga Ungkap Penyebab Awal dan Lakukan Penanganan Cepat
Logistik Makin Efisien! Kereta Api Jadi Kunci Dongkrak Daya Saing Ekonomi Nasional
Reshuffle Kabinet Prabowo April 2026: 6 Pejabat Baru Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya
Wako Alfin Perkuat Sinergi Pusat-Daerah di Halal Bihalal Perantau Sumbagsel, Dorong Percepatan Pembangunan
Resmi Menikah Hari Ini! El Rumi dan Syifa Hadju Gelar Akad Mewah, Ini Fakta Lengkapnya
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:09 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia, Kemenkes Catat 23 Kasus: Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:09 WIB

Mutasi Polri Mei 2026: 23 Kombes Pol Pecah Bintang, Ini Daftar Nama dan Jabatan Barunya

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:12 WIB

Beli Dolar AS Dibatasi US$25.000, Ini 7 Jurus BI Kuatkan Rupiah

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:56 WIB

Heboh Mobil Pecah Ban Massal di Tol Jagorawi, Jasa Marga Ungkap Penyebab Awal dan Lakukan Penanganan Cepat

Senin, 27 April 2026 - 22:29 WIB

Logistik Makin Efisien! Kereta Api Jadi Kunci Dongkrak Daya Saing Ekonomi Nasional

Berita Terbaru