Harga Sawit Tiba-Tiba Anjlok, Pemerintah Daerah Diminta Bergerak Sebelum Petani Makin Menjerit

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga sawit di tingkat petani dilaporkan turun tajam dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah daerah diminta turun tangan mengawasi pembelian TBS agar petani tidak semakin dirugikan.

Harga sawit di tingkat petani dilaporkan turun tajam dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah daerah diminta turun tangan mengawasi pembelian TBS agar petani tidak semakin dirugikan.

Jakarta, Targetlink.id  – Harga kelapa sawit di tingkat petani mendadak mengalami penurunan tajam dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini membuat banyak petani mulai tertekan karena pendapatan mereka ikut turun drastis, sementara biaya produksi terus meningkat.

Pemerintah pun mulai memberi perhatian serius terhadap persoalan tersebut. Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, meminta seluruh kepala daerah segera turun tangan untuk mengawasi harga tandan buah segar (TBS) sawit di wilayah masing-masing.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak boleh tinggal diam ketika harga sawit petani jatuh terlalu dalam. Sebab, jika kondisi ini terus terjadi, dampaknya bisa langsung di rasakan oleh ekonomi masyarakat di daerah penghasil sawit.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Harga Sawit Turun Tajam

Di sejumlah wilayah, harga TBS sawit di laporkan turun hingga Rp1.000 per kilogram. Petani yang sebelumnya masih bisa menjual hasil panen di kisaran Rp3.000 per kilogram, kini hanya menerima sekitar Rp1.700 hingga Rp2.200 per kilogram.

Baca Juga :  Indeks Harga Saham IHSG Naik

Penurunan itu membuat banyak petani mulai kesulitan menutupi biaya panen, pupuk, hingga ongkos angkut yang justru terus naik.

Yang menjadi perhatian pemerintah, harga crude palm oil (CPO) dunia sebenarnya masih relatif stabil. Karena itu, muncul dugaan ada praktik pembelian sawit di bawah harga ketetapan daerah.

 

Pemerintah Curiga Ada Permainan Harga

Kementerian Pertanian mengungkapkan masih ada pabrik kelapa sawit (PKS) yang membeli sawit petani di bawah harga resmi yang sudah di tetapkan pemerintah daerah.

Padahal, aturan mengenai pembelian sawit petani telah di atur dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024.

Karena itu, gubernur, bupati, hingga wali kota di minta ikut mengawasi langsung aktivitas pembelian sawit di lapangan agar petani tidak terus di rugikan.

Baca Juga :  Samsung Jual HP Refurbished Resmi, Galaxy S25 Ultra Kini Lebih Murah dan Bergaransi

 

Baca JugaLuke Vickery Gabung Latihan Timnas Indonesia, Amunisi Baru Garuda Jelang Piala AFF 2026

Jika di temukan perusahaan yang sengaja memainkan harga, pemerintah menegaskan akan memberikan sanksi tegas.

 

PKS Terancam Kena Sanksi

Pemerintah bahkan membuka kemungkinan pencabutan izin usaha bagi PKS yang terbukti membeli sawit petani di bawah ketentuan dan merugikan masyarakat secara sistematis.

Langkah ini di harapkan bisa menahan anjloknya harga sawit sekaligus melindungi pendapatan petani yang selama ini bergantung pada hasil perkebunan.

Di sisi lain, sejumlah daerah mulai di minta aktif berkoordinasi dengan perusahaan sawit agar penurunan harga tidak di lakukan secara sepihak.(Lya)

Baca JugaCNG 3 Kg Mulai Disiapkan, Benarkah LPG 3 Kg Bakal Ditinggalkan?

Editor : Liya

Berita Terkait

Reformasi Polri Menguat, Kompolnas Diusulkan Punya Kuasa Eksekusi dan Investigasi
Apakah Benar BPJS Kesehatan Mengalami Kenaikan? Ini Penjelasannya
CNG 3 Kg Mulai Disiapkan, Benarkah LPG 3 Kg Bakal Ditinggalkan?
Luke Vickery Gabung Latihan Timnas Indonesia, Amunisi Baru Garuda Jelang Piala AFF 2026
Pertamina Tambah 9 Juta Tabung LPG 3 Kg, Warga Diminta Tenang Jelang Libur Panjang
Khutba Jumat 29 Mei 2026: Cara Menjemput Ampunan dan Membuka Pintu Keberkahan
TikTok Shop dan Affiliate Kembali Ramai Dibahas, Banyak Orang Mendadak Cuan dari Rumah
Rekor Mentereng Timnas Indonesia U-19 di Laga Perdana Piala AFF, Garuda Muda Siap Menggila!
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:10 WIB

Reformasi Polri Menguat, Kompolnas Diusulkan Punya Kuasa Eksekusi dan Investigasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:07 WIB

Apakah Benar BPJS Kesehatan Mengalami Kenaikan? Ini Penjelasannya

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:11 WIB

Harga Sawit Tiba-Tiba Anjlok, Pemerintah Daerah Diminta Bergerak Sebelum Petani Makin Menjerit

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:24 WIB

CNG 3 Kg Mulai Disiapkan, Benarkah LPG 3 Kg Bakal Ditinggalkan?

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:19 WIB

Luke Vickery Gabung Latihan Timnas Indonesia, Amunisi Baru Garuda Jelang Piala AFF 2026

Berita Terbaru