Dunia Soroti Indonesia! 8.000 Pasukan TNI Siap Dikirim ke Gaza, Jadi yang Pertama dalam Sejarah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prajurit TNI disiapkan untuk misi Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza.

Prajurit TNI disiapkan untuk misi Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza.

TargetLink.id – Indonesia menjadi sorotan dunia setelah muncul laporan akan mengirim hingga 8.000 pasukan TNI ke Gaza. Pasukan itu akan bergabung dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) untuk mengawal gencatan senjata di wilayah Palestina.

Media Israel seperti The Jerusalem Post menyebut Indonesia sebagai negara pertama yang siap berkontribusi dalam skema ISF. Pengerahan pasukan disebut akan di lakukan setelah Presiden Prabowo Subianto menghadiri pertemuan Dewan Perdamaian di Washington pada 19 Februari mendatang.

Laporan tersebut menegaskan pasukan TNI tidak akan berkonfrontasi langsung dengan Hamas. Tugas utama mereka adalah mengawasi gencatan senjata dan membantu pengamanan wilayah perbatasan Gaza. Jika di perlukan, mereka juga akan menangani persoalan teknis di lapangan.

Baca JugaPrabowo Pimpin Pertemuan TNI-Polri di Istana, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Nasional

The Times of Israel melaporkan jumlah pasukan yang di siapkan berkisar 5.000 hingga 8.000 prajurit. Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak mengatakan persiapan awal sudah berjalan. Penempatan akan di fokuskan pada unit teknis dan medis.

Baca Juga :  Menurut Penelitian, Manusia Dan Simpanse Memiliki Kemiripan

Media internasional seperti BBC dan The Guardian menilai langkah ini sebagai momen bersejarah. Jika terealisasi, Indonesia akan menjadi pasukan asing pertama yang bertugas di Gaza sejak 1967. Pemerintah menegaskan misi ini bertujuan mendukung stabilitas dan mendorong solusi dua negara.(Jn)

Baca JugaAsops Panglima TNI Terima Courtesy Call CJOPS Australia, Bahas Kerja Sama dan Keris Woomera 2026

Editor : Liya

Berita Terkait

Trump Ingin Jadikan Venezuela Negara Bagian AS, Presiden Venezuela Langsung Bereaksi Keras
Manchester United Tundukkan Liverpool 3-2 dalam Duel Sengit, Mainoo Jadi Pahlawan di Old Trafford
Rupiah Diprediksi Menguat, Sentimen Global Membaik dan Tekanan Pasokan Mereda
Crystal Palace Perkasa di Eropa! Libas Shakhtar, Rayo Vallecano Menang Tipis di Semifinal Conference League
Indonesia Tersingkir dari Thomas Cup 2026, Ini Catatan Penting untuk Perbaikan
30 Ribu Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Operasional Haji 2026 Pekan Pertama Berjalan Lancar
Link Live Streaming Fiorentina vs Sassuolo di Liga Italia Malam Ini, Duel Sengit Penentu Posisi Klasemen
Wako Alfin Perkuat Sinergi Pusat-Daerah di Halal Bihalal Perantau Sumbagsel, Dorong Percepatan Pembangunan
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:53 WIB

Trump Ingin Jadikan Venezuela Negara Bagian AS, Presiden Venezuela Langsung Bereaksi Keras

Senin, 4 Mei 2026 - 14:50 WIB

Manchester United Tundukkan Liverpool 3-2 dalam Duel Sengit, Mainoo Jadi Pahlawan di Old Trafford

Senin, 4 Mei 2026 - 14:46 WIB

Rupiah Diprediksi Menguat, Sentimen Global Membaik dan Tekanan Pasokan Mereda

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:06 WIB

Crystal Palace Perkasa di Eropa! Libas Shakhtar, Rayo Vallecano Menang Tipis di Semifinal Conference League

Rabu, 29 April 2026 - 22:07 WIB

Indonesia Tersingkir dari Thomas Cup 2026, Ini Catatan Penting untuk Perbaikan

Berita Terbaru