Erick Thohir Buka Penjelasan Larangan Atlet Israel

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erick Thohir jelaskan kebijakan olahraga nasional terkait atlet Israel

Erick Thohir jelaskan kebijakan olahraga nasional terkait atlet Israel

Jakarta, Targetlink.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan bahwa larangan atlet Israel tampil di Kejuaraan Dunia Senam Artistik Jakarta 2025 adalah keputusan berdasarkan UUD 1945, bukan bentuk diskriminasi. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan nasional, ketertiban umum, dan kepentingan publik.

Erick thohir menjelaskan bahwa kebijakan olahraga di Indonesia selalu mengacu pada prinsip konstitusi dan kedaulatan negara.

“Pemerintah Indonesia melalui Kemenpora berpegang pada prinsip konstitusi dalam setiap kebijakan olahraga, termasuk menjaga keamanan dan ketertiban umum,” ujar Erick melalui unggahan Instagram, Kamis (23/10/2025).

 

Ia menekankan keputusan pemerintah bukan penolakan terhadap bangsa tertentu, melainkan langkah tegas untuk melindungi kepentingan nasional.

“Ini bukan diskriminasi, melainkan penegakan prinsip dasar negara yang menghormati tatanan dunia dan keamanan bersama,” tegas Erick.

 

Erick menegaskan keputusan tersebut tidak akan memengaruhi komitmen pemerintah menjalankan kebijakan nasional sesuai UUD 1945.

Baca Juga :  Juventus Siap Comeback Lawan Galatasaray di Liga Champions

“Dunia olahraga seharusnya menjadi sarana diplomasi untuk memperkuat kedaulatan dan martabat bangsa. Indonesia akan terus berperan aktif di berbagai ajang olahraga regional maupun global,” jelasnya.

 

IOC menjatuhkan sanksi setelah Indonesia menolak visa atlet Israel, termasuk penangguhan dialog dengan Komite Olimpiade Nasional (NOC) Indonesia dan penghentian peluang menjadi tuan rumah ajang internasional hingga jaminan partisipasi tanpa batasan di berikan.( Lya)

 

Editor : Liya

Sumber Berita : Suaramerdeka.com

Berita Terkait

Trump Ingin Jadikan Venezuela Negara Bagian AS, Presiden Venezuela Langsung Bereaksi Keras
Waspada Hantavirus di Indonesia, Kemenkes Catat 23 Kasus: Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Teja Paku Alam Cetak Rekor Fantastis di Persib Bandung, Dominasi Liga Indonesia Berlanjut
Mutasi Polri Mei 2026: 23 Kombes Pol Pecah Bintang, Ini Daftar Nama dan Jabatan Barunya
Beli Dolar AS Dibatasi US$25.000, Ini 7 Jurus BI Kuatkan Rupiah
Daftar Pemain Asing Draft Liga Voli Korea 2026/2027 Resmi Dirilis, Mantan Tandem Megawati Jadi Sorotan
Manchester United Tundukkan Liverpool 3-2 dalam Duel Sengit, Mainoo Jadi Pahlawan di Old Trafford
Rupiah Diprediksi Menguat, Sentimen Global Membaik dan Tekanan Pasokan Mereda
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:53 WIB

Trump Ingin Jadikan Venezuela Negara Bagian AS, Presiden Venezuela Langsung Bereaksi Keras

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:09 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia, Kemenkes Catat 23 Kasus: Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:45 WIB

Teja Paku Alam Cetak Rekor Fantastis di Persib Bandung, Dominasi Liga Indonesia Berlanjut

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:09 WIB

Mutasi Polri Mei 2026: 23 Kombes Pol Pecah Bintang, Ini Daftar Nama dan Jabatan Barunya

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:12 WIB

Beli Dolar AS Dibatasi US$25.000, Ini 7 Jurus BI Kuatkan Rupiah

Berita Terbaru