BPOM Tarik Produk Susu Bayi S-26 Promil Gold

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPOM menarik produk susu bayi S-26 Promil Gold pHPro 1 dari peredaran karena potensi cemaran toksin cereulide.

BPOM menarik produk susu bayi S-26 Promil Gold pHPro 1 dari peredaran karena potensi cemaran toksin cereulide.

 

Jakarta, Targetlink.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menarik produk susu formula bayi Nestle S-26 Promil Gold pHPro 1 karena potensi cemaran toksin cereulide pada bahan baku arachidonic acid (ARA) oil tertentu. Penarikan ini terkait temuan serupa di 49 negara.

Produk yang terdampak merupakan formula bayi usia 0–6 bulan dengan nomor izin edar ML 562209063696 dan nomor bets 51530017C2 serta 51540017A1. BPOM menilai langkah penarikan perlu di lakukan demi melindungi kesehatan bayi sebagai kelompok rentan.

BPOM memerintahkan PT Nestle Indonesia untuk menghentikan distribusi dan melakukan penghentian sementara importasi produk tersebut. Selain itu, Nestle Indonesia telah melakukan penarikan sukarela (voluntary recall) terhadap seluruh produk dengan nomor bets terdampak di bawah pengawasan BPOM.

Baca JugaWapres Tinjau SRMA Biak untuk Anak Kurang Mampu

Masyarakat yang memiliki produk S-26 Promil Gold pHPro 1 dengan nomor bets tersebut di imbau segera menghentikan penggunaan. Konsumen dapat mengembalikan produk ke tempat pembelian atau menghubungi layanan konsumen PT Nestle Indonesia untuk proses pengembalian atau penukaran.

Baca Juga :  Atletico Madrid Tumbangkan Real Sociedad 3-2, Duel Sengit Warnai Laga La Liga

BPOM menegaskan produk Nestle lainnya, termasuk S-26 Promil Gold pHPro 1 dengan nomor bets selain yang disebutkan, aman digunakan. BPOM juga mengimbau orang tua untuk selalu memeriksa nomor bets sebelum menggunakan produk susu formula bayi.(Lya)

Baca JugaKunjungan Kemenhub, Wawako Usulkan Perbaikan Lalu Lintas

Editor : Liya

Berita Terkait

Beli Dolar AS Dibatasi US$25.000, Ini 7 Jurus BI Kuatkan Rupiah
Manchester United Tundukkan Liverpool 3-2 dalam Duel Sengit, Mainoo Jadi Pahlawan di Old Trafford
Rupiah Diprediksi Menguat, Sentimen Global Membaik dan Tekanan Pasokan Mereda
Heboh Mobil Pecah Ban Massal di Tol Jagorawi, Jasa Marga Ungkap Penyebab Awal dan Lakukan Penanganan Cepat
Crystal Palace Perkasa di Eropa! Libas Shakhtar, Rayo Vallecano Menang Tipis di Semifinal Conference League
Indonesia Tersingkir dari Thomas Cup 2026, Ini Catatan Penting untuk Perbaikan
Logistik Makin Efisien! Kereta Api Jadi Kunci Dongkrak Daya Saing Ekonomi Nasional
30 Ribu Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Operasional Haji 2026 Pekan Pertama Berjalan Lancar
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:12 WIB

Beli Dolar AS Dibatasi US$25.000, Ini 7 Jurus BI Kuatkan Rupiah

Senin, 4 Mei 2026 - 14:50 WIB

Manchester United Tundukkan Liverpool 3-2 dalam Duel Sengit, Mainoo Jadi Pahlawan di Old Trafford

Senin, 4 Mei 2026 - 14:46 WIB

Rupiah Diprediksi Menguat, Sentimen Global Membaik dan Tekanan Pasokan Mereda

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:56 WIB

Heboh Mobil Pecah Ban Massal di Tol Jagorawi, Jasa Marga Ungkap Penyebab Awal dan Lakukan Penanganan Cepat

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:06 WIB

Crystal Palace Perkasa di Eropa! Libas Shakhtar, Rayo Vallecano Menang Tipis di Semifinal Conference League

Berita Terbaru