Targetlink.id – Momen Idul Adha identik dengan aneka olahan daging dan jeroan yang menggugah selera. Namun di balik kenikmatannya, konsumsi jeroan secara berlebihan ternyata bisa memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari asam urat tinggi hingga gangguan ginjal.
Dokter mengingatkan masyarakat agar tidak kalap mengonsumsi jeroan seperti hati, usus, paru, babat, dan limpa saat perayaan Idul Adha. Pasalnya, jeroan mengandung purin dan kolesterol cukup tinggi yang dapat mempengaruhi kondisi tubuh jika di konsumsi berlebihan.
Purin yang tinggi dalam jeroan bisa meningkatkan kadar asam urat di dalam darah. Jika terus menumpuk, kondisi ini dapat menyebabkan nyeri sendi, bengkak, hingga rasa sakit yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, konsumsi jeroan berlebihan juga di nilai dapat membebani kerja ginjal. Terutama bagi orang yang memiliki riwayat hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, atau gangguan ginjal sebelumnya.
Dokter menyarankan masyarakat tetap boleh menikmati hidangan Idul Adha, tetapi dengan porsi yang wajar. Konsumsi sayur, buah, dan air putih juga penting untuk membantu menjaga keseimbangan tubuh setelah makan makanan tinggi lemak dan kolesterol.
Baca Juga: Makan Daging Kambing Bikin Kolesterol Naik dan Darah Tinggi? Ini Faktanya
“Yang berbahaya itu kalau berlebihan dan di lakukan terus-menerus,” ujar salah satu dokter spesialis kesehatan dalam imbauannya menjelang Idul Adha.
Selain jeroan, masyarakat juga di minta memperhatikan cara memasak daging kurban. Mengurangi santan dan minyak berlebihan di nilai bisa membantu menekan risiko kolesterol naik setelah hari raya.
Topik kesehatan seperti ini biasanya ramai dicari masyarakat menjelang Idul Adha karena banyak orang mulai memperhatikan pola makan saat konsumsi daging meningkat.(Lya)
Baca Juga: Lele Bakar “Zombie Catfish” Viral di Singapura, Netizen: Mirip Ikan di Film Horor
Editor : Liya









