Tujuh Kebisaan Yang Bisa Membuat Daya Ingat Melemah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TargetLink.id – Pernah merasa gampang lupa meletakkan barang, sulit fokus, atau cepat lelah saat bekerja? Bisa jadi penyebabnya bukan sekadar faktor usia, melainkan kebiasaan kecil sehari-hari yang ternyata berdampak besar pada kesehatan otak.
Para ahli neurologi menyebutkan bahwa apa yang kita lakukan setiap hari, mulai dari pola tidur, pilihan makanan, hingga cara mengelola stres, berkontribusi pada tajam tidaknya daya ingat.

Menurut Jon Artz, seorang neurolog bersertifikat, setiap orang mulai kehilangan jaringan otak sejak usia 40-an. Meski begitu, kemampuan otak masih bisa dipertahankan berkat cognitive reserve, yaitu kapasitas otak untuk beradaptasi terhadap penurunan fungsi kognitif.

“Kebiasaan yang kita jalani sepanjang hidup sangat berpengaruh pada seberapa baik otak mampu bekerja di usia lanjut,” jelas Artz.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Kurang tidur
Tidur adalah “vitamin” utama bagi otak. Artz menegaskan, kurang tidur bisa menurunkan konsentrasi, memicu kelelahan, dan membuat emosi lebih mudah terpancing.

“Jika tidak bisa fokus, otomatis sulit menyimpan informasi,” ujarnya. Lebih jauh lagi, tidur dalam fase dalam (deep sleep) penting untuk mengonsolidasikan memori.

2. Terlalu sering minum alkohol
Debat soal alkohol memang panjang, tapi Artz menegaskan, Alkohol tidak memberi manfaat apa pun bagi tubuh maupun otak. Jumlah berlebihan jelas berbahaya, dan ada banyak alasan lain untuk membatasi atau bahkan menghindarinya.

3. Terlalu bergantung pada AI
Teknologi memudahkan hidup, tapi ternyata bisa melumpuhkan kreativitas. Penggunaan AI membuat sebagian orang jarang melatih kemampuan berpikir deduktif.

Baca Juga :  Ini Manfaat Minum Air Kelapa Untuk Keseimbangan Tubuh

Meski dampaknya masih di teliti lebih lanjut, ia menyarankan agar tetap mengasah keterampilan berpikir kritis dengan tidak sepenuhnya bergantung pada AI.

4. Konsumsi gula tambahan dan lemak jenuh berlebih
Makanan manis, gorengan, dan tinggi lemak jenuh, bukan hanya buruk untuk jantung, tapi juga bisa menghambat komunikasi sel-sel otak. di sarankan agar porsi makanan semacam ini dibatasi, dan menggantinya dengan ikan, protein nabati, sayuran hijau, serta makanan fermentasi untuk mendukung kesehatan otak.

Baca Juga :  Sirih Cina Bisa Dikonsumsi? Ini Manfaat dan Khasiatnya untuk Kesehatan

5. Terlalu banyak duduk
Gaya hidup modern membuat banyak orang kurang bergerak. Padahal, aktivitas fisik adalah kunci kesehatan otak. Tidak ada satu pun manfaat dari hidup sedentari. Melakukan olahraga aerobik juga sangat di sarankan, untuk menjaga fungsi otak tetap optimal.

6. Tidak mengelola stres
Hidup tanpa stres nyaris mustahil, tapi cara kita menghadapinya sangat menentukan. Stres melepaskan hormon kortisol yang bisa mengganggu area otak pengatur memori.

Ingat, stres juga mencuri memori kita. Cobalah praktik sederhana seperti pernapasan kotak (box breathing), berjalan di alam, atau menulis jurnal sebagai cara manajemen stres yang efektif.

7. Mengabaikan tekanan darah
Hipertensi bisa merusak pembuluh darah kecil di otak yang lama-lama menurunkan fungsi saraf. Rutin memantau tekanan darah di rumah, minimal tiga kali seminggu dengan alat tensi di lengan atas pun sangat disarankan.

Editor : Liya

Sumber Berita : CNN

Berita Terkait

Indonesia Melesat ke Peringkat 16 Asian Games 2026 Usai Raih Emas Pertama dari Bulu Tangkis
Kabar Gembira! PPPK Paruh Waktu Berpeluang Jadi Penuh Waktu, Pemerintah Siapkan Rp31,1 Triliun
Matchday 1 UEFA Nations League 2026/2027 Resmi Dimulai, Cek Jadwal Lengkapnya
Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singapura Jadi Lawan Pertama
Jabatan Fungsional ASN 2026: Cek Jenjang, Angka Kredit dan Syarat Naik Pangkat
Influenza A Jadi Sorotan, Kemenkes Sebut H1N1Pdm09 Paling Banyak Ditemukan
Desil Keluarga Berubah, KIP Kuliah Apakah Bisa Dicabut? Simak Penjelasannya
Sirih Cina Bisa Dikonsumsi? Ini Manfaat dan Khasiatnya untuk Kesehatan
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 21:15 WIB

Indonesia Melesat ke Peringkat 16 Asian Games 2026 Usai Raih Emas Pertama dari Bulu Tangkis

Rabu, 23 September 2026 - 13:51 WIB

Matchday 1 UEFA Nations League 2026/2027 Resmi Dimulai, Cek Jadwal Lengkapnya

Selasa, 22 September 2026 - 23:08 WIB

Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singapura Jadi Lawan Pertama

Selasa, 22 September 2026 - 22:23 WIB

Jabatan Fungsional ASN 2026: Cek Jenjang, Angka Kredit dan Syarat Naik Pangkat

Jumat, 18 September 2026 - 09:56 WIB

Influenza A Jadi Sorotan, Kemenkes Sebut H1N1Pdm09 Paling Banyak Ditemukan

Berita Terbaru