Sungai Penuh, Targetlink.id – Kepala Desa Koto Pudung, Kecamatan Tanah Kampung, Damzurizal, mengikuti Sosialisasi Akbar Pencegahan Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) yang di gelar di Aula Kampus IAIN Kerinci, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan tersebut di hadiri camat, kepala desa, lurah, dan Bhabinkamtibmas dari Kota Sungai Penuh serta Kabupaten Kerinci. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah dalam mencegah penyebaran paham yang mengancam persatuan bangsa.
Tingkatkan Wawasan Aparatur Desa
Dalam kegiatan itu, peserta menerima materi tentang deteksi dini, pencegahan, dan penanganan potensi penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Damzurizal mengatakan sosialisasi tersebut sangat bermanfaat bagi aparatur desa. Menurutnya, pemerintah desa memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini memberikan pengetahuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, aparatur desa dapat lebih siap menghadapi berbagai tantangan sosial yang terus berkembang.
“Pemerintah desa harus aktif menjaga kondusivitas wilayah. Karena itu, edukasi tentang pencegahan IRET perlu terus dilakukan agar masyarakat memahami pentingnya persatuan dan toleransi,” ujarnya.
Perkuat Sinergi dan Stabilitas Daerah
Selain menambah wawasan, sosialisasi ini juga memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan pemerintah desa.
Damzurizal, menegaskan komitmennya untuk mendukung program pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia juga siap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.
Menurutnya, informasi yang di peroleh dari kegiatan tersebut akan di sampaikan kembali kepada masyarakat. Langkah ini penting agar kesadaran warga terhadap nilai toleransi dan persatuan terus meningkat.
Dorong Kolaborasi Cegah Penyebaran IRET
Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Hal itu menunjukkan komitmen bersama dalam mencegah penyebaran paham IRET.
Melalui sosialisasi ini, di harapkan kerja sama antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan warga semakin kuat. Dengan begitu, keamanan, kerukunan, dan keutuhan NKRI dapat terus terjaga, khususnya di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.(Lya)
Editor : Liya









