Targetlink.id – Aplikasi pesan instan WhatsApp kini menjadi salah satu alat utama pelaku usaha di Indonesia untuk melayani pelanggan. Mulai dari UMKM, toko online, hingga perusahaan besar mengandalkan WhatsApp untuk menerima pesanan, menjawab pertanyaan, sampai menjaga hubungan dengan konsumen.
Pengamat bisnis digital menilai kecepatan membalas pesan kini menjadi faktor penting dalam mempertahankan pelanggan. Konsumen saat ini cenderung ingin respons cepat. Jika chat terlalu lama di balas, pelanggan bisa langsung pindah ke toko atau layanan lain.
Fenomena ini semakin terlihat sejak tren belanja online dan layanan digital meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Banyak pelaku usaha mulai menggunakan fitur katalog, balasan otomatis, hingga akun bisnis premium untuk mempermudah komunikasi dengan pelanggan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain mudah digunakan, WhatsApp di nilai lebih efektif karena hampir semua pengguna ponsel di Indonesia memilikinya. Hal itu membuat aplikasi ini menjadi jalur komunikasi paling cepat antara penjual dan pembeli.
Baca Juga: OJK Jambi Perkuat Akses Keuangan Kerinci, UMKM Didorong Naik Kelas dan Waspada Pinjol Ilegal
Di sisi lain, persaingan bisnis digital juga makin ketat. Pelanggan tidak hanya melihat harga murah, tetapi juga pelayanan yang cepat dan responsif. Karena itu, banyak usaha kini mulai menyediakan admin khusus agar chat pelanggan tidak menumpuk.
Pengamat menilai bisnis yang lambat merespons pelanggan berisiko kehilangan penjualan. Bahkan, keterlambatan beberapa menit saja bisa membuat calon pembeli membatalkan transaksi dan beralih ke kompetitor.
Tren penggunaan WhatsApp untuk bisnis di perkirakan masih akan terus meningkat, terutama menjelang momen belanja besar dan musim liburan ketika aktivitas transaksi online melonjak tajam.(Lya)
Baca Juga: Wako Alfin Terima Kunjungan DPD RI dan OJK, Perkuat Pengembangan UMKM Daerah
Editor : Liya









