Jakarta, TargetLink.id – Harga pangan nasional pada 15 Maret 2026 mengalami kenaikan di sejumlah komoditas utama. Bawang merah dan cabai menjadi bahan pangan yang paling mencolok mengalami lonjakan harga di berbagai pasar tradisional di Indonesia. Kondisi ini mulai di rasakan masyarakat karena kebutuhan dapur menjadi lebih mahal di bandingkan pekan sebelumnya.
Berdasarkan pemantauan harga pangan nasional, bawang merah kini di jual dengan harga yang lebih tinggi dari biasanya. Selain itu, cabai rawit merah juga ikut melonjak tajam dan menjadi salah satu komoditas dengan harga tertinggi di pasar. Kenaikan ini membuat banyak pedagang dan konsumen mulai mengeluhkan mahalnya bahan bumbu dapur tersebut.
Tidak hanya bawang merah dan cabai, beberapa komoditas lain juga mengalami kenaikan harga. Daging ayam ras, telur ayam ras, serta beberapa jenis cabai lainnya tercatat ikut merangkak naik. Meski begitu, sejumlah bahan pangan pokok seperti beras dan gula pasir masih relatif stabil di beberapa daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Menteri PANRB Bahas Kebijakan ASN dan PPPK
Lonjakan harga pangan ini di picu oleh meningkatnya permintaan masyarakat serta faktor distribusi dan pasokan dari daerah produksi. Menjelang momen hari besar keagamaan, permintaan bahan pangan biasanya meningkat sehingga mempengaruhi harga di pasar.
Pemerintah terus memantau perkembangan harga pangan untuk menjaga stabilitas pasar. Upaya pengendalian harga dan di stribusi pasokan juga dilakukan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan lonjakan harga tidak berlangsung terlalu lama. (Jn)
Baca Juga: Pemerintahan Prabowo Terbitkan Aturan Baru ASN, Birokrasi Disiapkan Lebih Bersih dan Profesional
Editor : Joni









