Jakarta, Targetlink.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar Konferensi Pers Akhir Tahun 2025 di Jakarta, menegaskan komitmen perang terhadap narkoba dengan pendekatan kemanusiaan. Dalam hal ini, War on Drugs for Humanity menempatkan perlindungan manusia sebagai prioritas utama, dengan demikian strategi BNN memadukan penindakan tegas terhadap bandar narkoba dan rehabilitasi penyalahguna, tetap menghormati hak asasi manusia. Selain itu, masyarakat di imbau memanfaatkan Call Center 184 untuk informasi, konsultasi, dan pendampingan terkait narkoba.
Sepanjang 2025, BNN mencatat capaian signifikan. Misalnya, mereka mengungkap 746 kasus narkotika, membongkar 42 jaringan peredaran, serta mengamankan 1.174 tersangka. Barang bukti yang di sita mencakup 4,01 ton sabu, 2,17 ton ganja, dan 4,7 kg kokain. Selain penindakan, BNN juga memutus rantai produksi dari hulu dengan memusnahkan 127.800 m² ladang ganja di Aceh, setara 109,8 ton tanaman. Tak hanya itu, kasus bersejarah di catat dari penyelundupan dua ton sabu melalui Kapal Sea Dragon Tarawa di Kepulauan Riau.
Di bidang pencegahan, BNN memperkuat program Desa Bersinar dan Keluarga Bersinar. Sebagai hasilnya, 214 desa di bina dan 4.280 keluarga terlibat aktif. Lebih jauh lagi, integrasi kurikulum anti-narkoba (IKAN) dan gerakan ANANDA BERSINAR menjadikan anak sebagai subjek perlindungan. Selain itu, Indeks Tanggap Ancaman Narkoba (IKOTAN) mencapai 3,23 dan Indeks Kemandirian Partisipasi (IKP) 3,66, menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap ancaman narkoba.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam rehabilitasi, BNN melayani 12.713 pecandu dari total 52.032 penerima layanan pemulihan. Seiring dengan itu, inovasi Re-Link dan Telerehabilitasi memperluas akses layanan dengan standar SNI. Oleh karena itu, keberhasilan ini menegaskan bahwa perang melawan narkoba membutuhkan sinergi lintas sektor dan inovasi kemanusiaan. Dengan demikian, BNN berkomitmen mewujudkan Indonesia bersih narkoba, sejalan Asta Cita ke-7 Presiden. (Lya)
Editor : Liya
Sumber Berita : Humas BNN









