Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Komitmen Untuk Hapus Sistem Outsourcing di Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Jakarta Pusat,
TargetLink.id – Presiden Terpilih Prabowo Subianto menyatakan komitmennya untuk menghapus sistem kerja outsourcing di Indonesia. Komitmen ini disampaikannya dalam Pidato Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (05/05/2025).

“Saya akan meminta Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional—yang akan segera dibentuk—untuk mempelajari bagaimana kita bisa, tidak harus langsung, tetapi secepat mungkin menghapus sistem outsourcing,” tegas Prabowo.

Namun, Prabowo juga mengingatkan pentingnya sikap realistis dalam mengambil kebijakan. Ia menegaskan bahwa kepentingan investor tetap perlu dijaga agar keberlangsungan industri tetap terjamin.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau mereka (investor) tidak berinvestasi, tidak ada pabrik, maka kalian juga tidak bisa bekerja,” jelasnya.

Baca Juga :  Kepala desa dan Ketua TP, PKK Ujung Pasir Kabupaten Kerinci :" Mengucapkan Selamat Memperingati HUT RI Ke-80"

Dalam pidatonya, Prabowo menyambut baik usulan pemimpin serikat buruh untuk mempertemukan pekerja dan pengusaha secara langsung. Ia berjanji akan mengadakan pertemuan antara 150 pimpinan serikat buruh dan 150 pemimpin perusahaan di Istana Bogor.

“Saya akan mengatakan kepada para pengusaha: ‘Saudara-saudara tidak boleh hanya ingin kaya sendiri tanpa memastikan para pekerja juga bisa hidup layak’,” ucapnya.

Prabowo juga menegaskan bahwa negara tidak akan tinggal diam. Pemerintah, katanya, terus berjuang memberikan pelayanan kesehatan, pendidikan, subsidi listrik, serta bantuan tunai langsung kepada masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga :  Kabar Gembira! THR ASN 2026 Cair Lebih Cepat, Anggaran Tembus Rp55 Triliun

“Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan saya telah mengalokasikan lebih dari Rp500 triliun untuk membantu rakyat miskin. Tapi kita harus pastikan bantuan ini tepat sasaran. Jangan sampai yang tidak berhak justru ikut menerima,” tandasnya.

Dalam peringatan Hari Buruh tersebut, hanya tiga konfederasi serikat pekerja yang berdiri bersama Prabowo, yakni Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

Sementara itu, kelompok serikat buruh lainnya serta aliansi masyarakat sipil memilih menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI.(**)

Berita Terkait

PT Tren Gen Horizon Kantongi HAKI dari DJKI, Perkuat Posisi di Industri Periklanan Digital
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2026 Jatuh 27 Mei, Umat Islam Siap Sambut Hari Raya Qurban
Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Pemerintah Putuskan Usai Sidang Isbat
Waspada Hantavirus di Indonesia, Kemenkes Catat 23 Kasus: Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Mutasi Polri Mei 2026: 23 Kombes Pol Pecah Bintang, Ini Daftar Nama dan Jabatan Barunya
Beli Dolar AS Dibatasi US$25.000, Ini 7 Jurus BI Kuatkan Rupiah
Heboh Mobil Pecah Ban Massal di Tol Jagorawi, Jasa Marga Ungkap Penyebab Awal dan Lakukan Penanganan Cepat
Logistik Makin Efisien! Kereta Api Jadi Kunci Dongkrak Daya Saing Ekonomi Nasional
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:30 WIB

PT Tren Gen Horizon Kantongi HAKI dari DJKI, Perkuat Posisi di Industri Periklanan Digital

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:01 WIB

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2026 Jatuh 27 Mei, Umat Islam Siap Sambut Hari Raya Qurban

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:30 WIB

Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Pemerintah Putuskan Usai Sidang Isbat

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:09 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia, Kemenkes Catat 23 Kasus: Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:09 WIB

Mutasi Polri Mei 2026: 23 Kombes Pol Pecah Bintang, Ini Daftar Nama dan Jabatan Barunya

Berita Terbaru