Tiga Nelayan Asal Indonesia Mendapat Penghargaan Dari Pemerintah Korea Atas Aksi Selamatkan Lansia Dari Kebakaran

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 22 April 2025 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Jakarta, TargetLink.id – Tiga nelayan asal Indonesia mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Korea Selatan atas aksi heroik mereka menyelamatkan warga lansia saat kebakaran hutan melanda wilayah Chuksan-myeon, Yeongdeok-gun, Provinsi Gyeongsangbuk-do, pada 25 Maret 2025.

Ketiga WNI tersebut ialah Sugianto, Leo Dipiyo, dan Vicky Septa Eka Saputra. Mereka membantu puluhan warga lanjut usia dengan keterbatasan mobilitas untuk dievakuasi ke tempat aman di kala kebakaran melanda.

Aksi penyelamatan ini membuat mereka dianugerahi piagam penghargaan dari Kementerian Kehakiman Korea serta kenaikan status visa menjadi F-2-16. Visa tersebut adalah visa khusus bagi warga asing yang memberikan kontribusi luar biasa bagi negara.

Visa ini menggantikan status lama mereka sebagai pekerja sektor perikanan (E-9-4) dan memungkinkan tinggal jangka panjang di Korea.

“Tindakan berani tiga pelaut Indonesia ini telah menyelamatkan banyak nyawa dan memberikan harapan di tengah bencana nasional akibat kebakaran hutan,” ujar Menteri Kehakiman Korea Selatan Park Sung Jae, mengutip laman Korea.net, Senin (21/4/2025).

Sugianto mengevakuasi warga dari rumah ke rumah bersama dua rekannya dan kepala desa. Ia bahkan menggendong warga lansia menuju tanggul laut sejauh 150 meter untuk menyelamatkan mereka. “Warga desa ini seperti keluarga bagi saya,” ujar Sugianto.

Leo Dipiyo juga menggendong seorang nenek ke arah tanggul, lalu menuntun pasangan lansia ke tempat aman. Sementara itu, Vicky membantu para warga menaiki kapal nelayan untuk menghindari kobaran api.

Baca Juga :  Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Pemerintah Putuskan Usai Sidang Isbat

Berkat ketiganya, sekitar 60 warga berhasil dievakuasi tanpa mengalami luka serius. Upacara penghargaan digelar pada 18 April 2025 di Kompleks Pemerintah Gwacheon, Gyeonggi-do. Hadir dalam acara tersebut Pelaksana Tugas Duta Besar RI untuk Korea Selatan Zelda Wulan Kartika dan perwakilan asosiasi penyelamatan maritim lokal.

Sugianto mengaku tidak menyangka akan menerima penghargaan ini. “Saya hanya melakukan apa yang harus saya lakukan. Impian saya adalah sukses di Korea dan menjadi kapten suatu hari nanti,” ujarnya.(Liya)

Berita Terkait

KPK Tunggu Kedatangan Nusron Wahid, Untuk Diperiksa Terkait Kasus ATR/BPN
Juara ASEAN Cup 2026, Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik ke Posisi 117 Dunia
Prabowo Bangga Lihat Perjuangan Timnas Indonesia, Garuda Tundukkan Thailand dalam Drama Adu Penalti
Hari Batik Nasional 2 Oktober 2026, Ini Sejarah dan Tema “Batik Berlayar”
Timnas Indonesia Puncaki Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Lolos ke Final usai Hajar Bangladesh 9-2
Reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo Geser Sejumlah Menteri: Ini Daftar Lengkapnya
Kerajinan Sungai Penuh Bidik Pasar Nasional, Sri Kartini Alfin Dorong Perajin Terus Berinovasi
Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun, Indonesia Kehilangan Maestro Seni
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:12 WIB

KPK Tunggu Kedatangan Nusron Wahid, Untuk Diperiksa Terkait Kasus ATR/BPN

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Juara ASEAN Cup 2026, Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik ke Posisi 117 Dunia

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Prabowo Bangga Lihat Perjuangan Timnas Indonesia, Garuda Tundukkan Thailand dalam Drama Adu Penalti

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Hari Batik Nasional 2 Oktober 2026, Ini Sejarah dan Tema “Batik Berlayar”

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Timnas Indonesia Puncaki Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Lolos ke Final usai Hajar Bangladesh 9-2

Berita Terbaru