Jakarta, Targetlink.id – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menyambut kedatangan kloter pertama Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (3/1/2026). Kehadiran para praja ini bertujuan mempercepat pemulihan fungsi pemerintahan dan pelayanan publik pascabencana banjir serta tanah longsor.
Bima Arya menekankan, tugas utama Praja IPDN adalah membantu mengembalikan fungsi pemerintahan agar pelayanan masyarakat dapat berjalan normal. Fokus penugasan meliputi pembersihan dan penataan kantor dinas, sekaligus mendampingi perangkat daerah dalam melayani warga.
Ia menambahkan, kondisi lapangan di Aceh Tamiang cukup berat dan menuntut kesiapan fisik, mental, serta kedisiplinan tinggi. Penugasan ini menjadi bagian penting pembentukan karakter calon aparatur negara, sekaligus mengasah kepemimpinan, empati sosial, dan ketangguhan para praja.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Prabowo Tinjau Progres Rumah Hunian Danantara di Aceh
Selain pemulihan pemerintahan, Praja IPDN juga berperan mendukung pemulihan ekonomi lokal. Mereka akan membantu masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar usaha dapat kembali berjalan pascabencana.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberangkatkan total 1.138 Praja IPDN ke Aceh Tamiang dalam tiga kloter. Pada kloter pertama, 413 praja di berangkatkan melalui Bandara Soekarno-Hatta menuju Medan sebelum melanjutkan perjalanan darat. Semua praja di targetkan lengkap berada di lokasi pada 5 Januari 2026.(Lya)
Baca Juga: Pemerintah Turunkan Dana Besar Tangani Bencana Aceh-Sumatera
Editor : Liya









