Banjir Rendam 13 Hektare Lahan Pertanian di Way Kanan, Tiga Kecamatan Terdampak

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Way Kanan, Targetlink.id – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Way Kanan sejak Sabtu (31/1/2026) sore hingga Minggu (1/2/2026) pagi menyebabkan banjir di tiga kecamatan. Luapan Sungai Neki merendam sedikitnya 13 hektare lahan pertanian milik warga.

Wilayah terdampak banjir meliputi Kecamatan Banjit, Baradatu, dan Negeri Agung. Tingginya curah hujan membuat debit Sungai Neki meluap dan menggenangi area persawahan di sepanjang aliran sungai.

Kapolres Way Kanan AKP Didik Kurnianto membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian bersama instansi terkait telah melakukan pemantauan sejak Minggu pagi.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak pagi personel sudah melakukan pengecekan debit air di sejumlah titik dan mengimbau warga untuk tetap waspada. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujar Didik, Minggu (1/2/2026).

Di Kecamatan Banjit, luapan Sungai Neki terjadi di Kampung Bali Sadhar Utara dan menggenangi sekitar 4 hektare lahan pertanian. Selain itu, sebuah pohon tumbang sempat menutup badan jalan dan jembatan penghubung antarkecamatan.

“Material pohon tumbang sudah dibersihkan sehingga arus lalu lintas kembali normal,” jelasnya.

Sementara di Kecamatan Baradatu, banjir terjadi di dua lokasi, yakni Dusun Bukit Jambi dan Kampung Gedung Pakuon. Di Dusun Bukit Jambi, sekitar 6 hektare lahan pertanian terdampak, sedangkan di Kampung Gedung Pakuon genangan merendam sekitar 3 hektare lahan.

“Debit air di wilayah Baradatu mulai surut sekitar pukul 12.00 WIB,” kata Didik.

Adapun di Kecamatan Negeri Agung, banjir sempat menggenangi akses jalan menuju Kecamatan Pakuan Ratu dan Negara Batin. Namun, kondisi air saat ini berangsur surut dan akses jalan mulai kembali normal.

Baca Juga :  Tragis! Kecelakaan Beruntun di Jalur Padang–Bukittinggi Tewaskan 5 Orang

Baca JugaPantai Tegal Dipenuhi Kayu Gelondongan Dampak Banjir Gunung Slamet

Baca Juga :  Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Lokasi Pasca Banjir di Bali

Didik menambahkan, pendataan dampak banjir telah dilakukan sejak pagi hari agar penanganan pasca-banjir dapat dilakukan lebih cepat. Termasuk pembersihan pohon tumbang dan sumbatan aliran sungai akibat material kayu.

Ia juga mengimbau warga yang tinggal di bantaran Sungai Neki dan wilayah rawan banjir agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. (Lya)

Baca JugaKonser Slank di Lampung: Donasi untuk Korban Bencana Banjir

Editor : Liya

Sumber Berita : Liputan6

Berita Terkait

Breaking News: Kebakaran Hebat di Kayu Aro, Rumah Warga Ludes Terbakar Saat Pemilik ke Ladang
Listrik Padam Massal di Sumatera, PLN Minta Maaf dan Pastikan Pemulihan Bertahap
Viral Pesawat Garuda Berputar Lama di Udara India, Ini Penyebab Sebenarnya
BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat di Koto Tinggi, Rumah Milik Yesi Mapurba Ludes Dilalap Api
Heboh Mobil Pecah Ban Massal di Tol Jagorawi, Jasa Marga Ungkap Penyebab Awal dan Lakukan Penanganan Cepat
Kronologi Mengejutkan: Dari Gangguan Kecil hingga Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem 26 April 2026, Hujan Lebat dan Petir Ancam Sejumlah Wilayah
Gunung Semeru Erupsi Bertubi-tubi, Awan Panas Meluncur 4,5 Km, Warga Diminta Waspada
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:41 WIB

Breaking News: Kebakaran Hebat di Kayu Aro, Rumah Warga Ludes Terbakar Saat Pemilik ke Ladang

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:21 WIB

Listrik Padam Massal di Sumatera, PLN Minta Maaf dan Pastikan Pemulihan Bertahap

Senin, 11 Mei 2026 - 14:27 WIB

Viral Pesawat Garuda Berputar Lama di Udara India, Ini Penyebab Sebenarnya

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:13 WIB

BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat di Koto Tinggi, Rumah Milik Yesi Mapurba Ludes Dilalap Api

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:56 WIB

Heboh Mobil Pecah Ban Massal di Tol Jagorawi, Jasa Marga Ungkap Penyebab Awal dan Lakukan Penanganan Cepat

Berita Terbaru