Gunung Semeru Erupsi Bertubi-tubi, Awan Panas Meluncur 4,5 Km, Warga Diminta Waspada

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erupsi Gunung Semeru dengan luncuran awan panas yang mencapai beberapa kilometer dari puncak.

Erupsi Gunung Semeru dengan luncuran awan panas yang mencapai beberapa kilometer dari puncak.

Targetlink, – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali meningkat. Dalam beberapa hari terakhir, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu mengalami erupsi berulang yang memicu kekhawatiran masyarakat.

Bahkan, erupsi terbaru terjadi pada Jumat malam (24/4/2026) dengan luncuran awan panas mencapai 4,5 kilometer dari puncak.

 

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Erupsi Terjadi Berulang dalam Sepekan

Berdasarkan data pengamatan, aktivitas erupsi Gunung Semeru terjadi berkali-kali dalam sepekan terakhir. Tercatat, jumlah letusan mencapai puluhan kali dengan intensitas yang bervariasi.

Selain itu, kolom abu vulkanik terpantau mencapai ketinggian hingga 700 meter di atas puncak dengan warna kelabu pekat mengarah ke barat.

Dengan demikian, kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan magma di dalam gunung masih cukup tinggi.

Baca Juga :  Jelang Idulfitri 1447 H, Salon Ely Sungai Penuh Kebanjiran Pelanggan, Omzet Meningkat Tajam

 

Status Siaga, Zona Bahaya Di perluas

Saat ini, status Gunung Semeru berada pada Level III (Siaga). Oleh karena itu, masyarakat di larang beraktivitas di sejumlah zona rawan, khususnya di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak.

Di sisi lain, warga juga di minta menjauhi area sungai yang berhulu dari puncak karena berpotensi di lalui aliran lahar panas.

 

Potensi Bahaya Masih Tinggi

Meski tidak ada laporan korban jiwa terbaru, potensi bahaya masih tinggi. Hal ini di sebabkan oleh kemungkinan terjadinya:

. Awan panas guguran

Baca Juga :  AirAsia Buka Rute Baru Surabaya–Makassar, Akses ke Luwuk, Palu, dan Kendari Kini Lebih Mudah

. Aliran lava

. Lahar hujan saat curah hujan tinggi

 

Baca JugaIuran BPJS Kesehatan Berpotensi Naik 2026, Ini Bocoran Tarif Baru Kelas 1, 2, dan 3

Oleh sebab itu, masyarakat di minta tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas.

 

Imbauan Resmi untuk Warga

Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar:

. Tidak mendekati radius 5 km dari kawah

. Menghindari aliran sungai dari puncak

. Menggunakan masker saat terjadi hujan abu

Sementara itu, warga di sekitar lereng gunung di minta terus memantau informasi resmi dari pemerintah.(Lya)

Baca JugaWako Alfin Perkuat Sinergi Pusat-Daerah di Halal Bihalal Perantau Sumbagsel, Dorong Percepatan Pembangunan

Editor : Liya

Berita Terkait

BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem 26 April 2026, Hujan Lebat dan Petir Ancam Sejumlah Wilayah
Iuran BPJS Kesehatan Berpotensi Naik 2026, Ini Bocoran Tarif Baru Kelas 1, 2, dan 3
Resmi Menikah Hari Ini! El Rumi dan Syifa Hadju Gelar Akad Mewah, Ini Fakta Lengkapnya
Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026! Gresik Phonska Tumbang di Final Sengit
Cara Cek Bansos PKH Akhir April 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP dan Bisa Dilakukan dari Rumah
Promo JSM Tip Top April 2026 Berakhir Besok, Diskon Nugget hingga Susu Diburu Pembeli
Kode Redeem FF 25 April 2026 Terbaru: Cara Klaim Diamond Gratis Hari Ini, Buruan Sebelum Hangus!
BLT April 2026 Cair atau Tidak? Begini Cara Cek Status Penerima dan Arti Desil Bansos
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 19:23 WIB

BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem 26 April 2026, Hujan Lebat dan Petir Ancam Sejumlah Wilayah

Minggu, 26 April 2026 - 12:53 WIB

Gunung Semeru Erupsi Bertubi-tubi, Awan Panas Meluncur 4,5 Km, Warga Diminta Waspada

Minggu, 26 April 2026 - 12:13 WIB

Iuran BPJS Kesehatan Berpotensi Naik 2026, Ini Bocoran Tarif Baru Kelas 1, 2, dan 3

Sabtu, 25 April 2026 - 20:36 WIB

Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026! Gresik Phonska Tumbang di Final Sengit

Sabtu, 25 April 2026 - 19:44 WIB

Cara Cek Bansos PKH Akhir April 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP dan Bisa Dilakukan dari Rumah

Berita Terbaru