Hari Perempuan Internasional 2026, Khofifah Tekankan Penguatan Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 23:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya perlindungan dan pemberdayaan perempuan dalam pembangunan daerah.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya perlindungan dan pemberdayaan perempuan dalam pembangunan daerah.

Surabaya, Targetlink.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan pentingnya memperkuat perlindungan dan pemberdayaan perempuan dalam pembangunan. Hal itu di sampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Perempuan Internasional 2026 yang di peringati setiap 8 Maret.

Khofifah mengatakan perempuan memiliki peran besar dalam mendorong kemajuan daerah. Di Jawa Timur, jumlah perempuan mencapai sekitar 21,17 juta jiwa atau lebih dari separuh total penduduk. Potensi tersebut dinilai harus di dukung melalui kebijakan yang melindungi sekaligus memberdayakan perempuan.

Menurutnya, berbagai indikator pembangunan gender di Jawa Timur terus menunjukkan perbaikan. Indeks Pembangunan Gender (IPG) pada 2024 tercatat mencapai 92,19, lebih tinggi di bandingkan rata-rata nasional. Selain itu, Indeks Ketimpangan Gender (IKG) juga menurun, yang menandakan kesenjangan antara laki-laki dan perempuan semakin kecil.

Meski begitu, Khofifah mengingatkan masih ada sejumlah tantangan yang perlu menjadi perhatian bersama. Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, pernikahan usia dini, serta persoalan stunting masih menjadi pekerjaan rumah yang harus di tangani secara serius.

Baca Juga :  Manfaat Buah Tomat untuk Kesehatan: Rahasia Nutrisi Alami yang Wajib Dikonsumsi Setiap Hari

Baca JugaHari Perempuan Internasional 2026 Diperingati 8 Maret, Ini Tema dan Sejarah Perjuangannya

Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat berbagai program perlindungan perempuan dan anak, seperti penguatan layanan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) serta Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA). Melalui langkah ini, di harapkan perempuan dapat memperoleh perlindungan, kesempatan, dan peran yang lebih luas dalam pembangunan.(Lya)

Baca JugaYura Yunita Ungkap Mimpi Tak Tercapai: Ingin Naik Haji Bareng Vidi Aldiano

Editor : Liya

Berita Terkait

Jemaah Haji Indonesia Mulai Pulang ke Tanah Air, Berikut Jadwal Kepulangan 2026
Viral Kabar Indomaret Tutup 1 Juni 2026, Ini Fakta yang Sebenarnya Terjadi
Resmi Berlaku 1 Juni 2026, Harga Solar Turun di Tengah Penyesuaian BBM Pertamina
Indonesia Bikin Dunia Terkejut! Depak Brasil, Garuda FA7 Kini Tinggal Selangkah Lagi Jadi Juara Dunia
Purbaya Tegaskan DHE SDA Wajib Masuk RI 100 Persen Mulai Besok, Eksportir Tak Bisa Lagi Bebas Simpan Devisa di Luar Negeri
Pensiunan PNS Dapat 2 Penghasilan Tambahan Selain Gaji Bulanan, Ini Syarat Penting dari Taspen
Tak Ada Angin, Tak Ada Hujan! Adhisty Zara Tiba-Tiba Unggah Foto Pernikahan, Publik Langsung Heboh
Bukan Sekadar Laga Pembuka! Timnas Indonesia U-19 Vs Myanmar, Misi Pertahankan Gelar Dimulai Besok
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 10:11 WIB

Jemaah Haji Indonesia Mulai Pulang ke Tanah Air, Berikut Jadwal Kepulangan 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 09:04 WIB

Viral Kabar Indomaret Tutup 1 Juni 2026, Ini Fakta yang Sebenarnya Terjadi

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:12 WIB

Resmi Berlaku 1 Juni 2026, Harga Solar Turun di Tengah Penyesuaian BBM Pertamina

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:51 WIB

Indonesia Bikin Dunia Terkejut! Depak Brasil, Garuda FA7 Kini Tinggal Selangkah Lagi Jadi Juara Dunia

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:20 WIB

Purbaya Tegaskan DHE SDA Wajib Masuk RI 100 Persen Mulai Besok, Eksportir Tak Bisa Lagi Bebas Simpan Devisa di Luar Negeri

Berita Terbaru