Kerinci, Targetlink.id – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., mengajak seluruh pihak untuk mengelola Danau Kerinci dengan baik. Menurutnya, danau kebanggaan masyarakat Kerinci itu termasuk dalam objek wisata prioritas nasional bersama Danau Toba dan Danau Singkarak.
Hal tersebut di sampaikan Gubernur Al Haris saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kerinci dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Kerinci tahun 2025. Acara tersebut di gelar di Gedung Baru DPRD Kabupaten Kerinci, Jalan Jalur 2 Bukit Tengah Siulak, Minggu (9/11/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gubernur Al Haris mengapresiasi capaian pembangunan di Kabupaten Kerinci. Ia berharap usia ke-67 menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Jambi dan Kabupaten Kerinci dalam membangun daerah secara kreatif dan inovatif.
“Dengan kolaborasi yang kuat, kita wujudkan Kerinci yang berdaya saing, maju, dan sejahtera serta mendukung Jambi Mantap Berdaya Saing Berkelanjutan,” ujar Al Haris.
Pemerintah Kabupaten Kerinci tahun ini mengusung tema “Kerinci Berdaya Saing, Maju dan Sejahtera.” Tema tersebut menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui sektor pertanian dan pariwisata yang berkelanjutan.
“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi, saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-67 untuk Kabupaten Kerinci. Semoga Negeri Sakti Alam Kerinci semakin maju, berdaya saing, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ucapnya.
Dorong Sinergi Pertanian dan Pariwisata
Gubernur Al Haris menegaskan, Kabupaten Kerinci memiliki potensi alam luar biasa. Hamparan lahan pertanian yang subur, hasil bumi yang melimpah, dan panorama pegunungan yang indah menjadi modal besar penguatan ekonomi berbasis agro-tourism.
“Sektor pertanian menjadi tulang punggung perekonomian rakyat. Namun, kita juga perlu memperhatikan tata kelola ekonomi agar inflasi tidak kembali terjadi,” jelasnya.
Fokus pada Pengelolaan Danau Kerinci
Lebih lanjut, Gubernur Al Haris menyoroti pengelolaan Danau Kerinci yang di nilai belum tertata dengan baik. Ia mengungkapkan, pemerintah sudah mengajukan program pembenahan Danau Kerinci ke Kementerian PUPR.
“Danau Kerinci termasuk dalam tiga danau prioritas nasional. Insya Allah tahun 2026 proyek pembenahan bisa mulai dikerjakan,” tegas Al Haris.
Selain itu, sektor wisata, Gubernur juga menyoroti potensi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kerinci yang menjadi penyangga energi di Pulau Sumatera. Menurutnya, keberadaan PLTA turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan daerah.
“Kehadiran PLTA memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Kerinci dan Provinsi Jambi,” pungkasnya.(Lya)
Editor : Liya
Sumber Berita : Targetlink.id









