Dalam Audiensi, BBTNKS Paparkan Tantangan Besar Pengelolaan TNKS, Perkuat Langkah Konservasi dan Perlindungan Kawasan Hutan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan BBTNKS memaparkan kondisi terkini Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), tantangan pengelolaan kawasan, serta langkah konservasi dan perlindungan hutan dalam kegiatan audiensi di Kerinci

Perwakilan BBTNKS memaparkan kondisi terkini Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), tantangan pengelolaan kawasan, serta langkah konservasi dan perlindungan hutan dalam kegiatan audiensi di Kerinci

Kerinci, Targetlink.id – Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) memaparkan kondisi terkini kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) beserta berbagai tantangan yang mengancam kelestariannya dalam audiensi bersama gabungan LSM PEDAS dan LSM Fakta. Pertemuan tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga kawasan konservasi terbesar di Pulau Sumatera.

Paparan materi di sampaikam oleh Kepala Bidang Tekhnis Konservasi Balai Besar TNKS, Delfi Andra, S.P., M.Si, yang mewakili Kepala Balai Besar TNKS, Haidir, S.Hut., M.Si. Kegiatan itu juga turut di hadiri Kepala Bagian Tata Usaha Dr. Suharno, S.Sos., M.Si., Kepala Bidang Wilayah I Jambi H. M. Zainuddin, S.P., M.M., M.Si. serta Seksi PTN Wilayah I Kerinci, David, S.H., M.Hum.,

Dalam paparannya, Delfi menjelaskan sejarah penetapan kawasan TNKS sejak tahun 1921 hingga penetapan terakhir pada 2021.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, TNKS memiliki luas 1.367.197,01 hektare dan menyandang berbagai pengakuan bergengsi, di antaranya sebagai Warisan Dunia UNESCO, ASEAN Heritage Park, serta Kawasan Strategis Nasional di bidang pelestarian lingkungan hidup.

Ia menegaskan bahwa status tersebut sekaligus menjadi amanah besar yang harus di jaga secara bersama. Namun demikian, kawasan TNKS masih menghadapi tekanan yang cukup serius akibat aktivitas manusia.

Baca Juga :  Bupati Monadi Perkuat Program Kerinci Bersih Lewat Audiensi dengan Menteri Lingkungan Hidup

Berdasarkan data yang di paparkan, sekitar 100.619 hektare atau 7,36 persen dari total kawasan TNKS telah berubah menjadi opened area atau kawasan terbuka. Perubahan tersebut di pengaruhi oleh aktivitas pertanian, permukiman, dan perkebunan yang berkembang di dalam maupun sekitar kawasan.

Selain itu, BBTNKS juga mengungkap sejumlah gangguan yang hingga kini masih menjadi ancaman nyata terhadap kelestarian hutan.

Gangguan tersebut meliputi pembalakan liar (illegal logging), pertambangan emas tanpa izin (PETI), perburuan satwa liar, hingga berbagai bentuk perambahan kawasan hutan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, BBTNKS terus memperkuat berbagai program konservasi yang melibatkan masyarakat sebagai mitra utama. Salah satunya melalui program Kemitraan Konservasi yang memberikan akses legal kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengelolaan kawasan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selanjutnya, BBTNKS juga mendorong pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan ekonomi berbasis potensi lokal. Program tersebut di wujudkan melalui pengembangan hasil hutan bukan kayu, ekowisata, serta pertanian ramah lingkungan yang di harapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa merusak fungsi konservasi.

Baca Juga :  Pimpin Gerakan Nasional Indonesia ASRI 2026, Bupati Monadi Dorong Budaya Bersih di Danau Kerinci

Di bidang perlindungan kawasan, BBTNKS terus mengintensifkan patroli pengamanan secara rutin di titik-titik rawan. Patroli tersebut melibatkan Polisi Kehutanan (Polhut), Masyarakat Mitra Polhut (MMP), serta di dukung sinergi bersama TNI dan Polri guna mencegah perambahan, pembalakan liar, perburuan satwa, dan aktivitas ilegal lainnya.

Baca Juga: Pemdes Pelayang Raya Salurkan BLT Dana Desa Mei–Juni 2026, Kades Supriadi: Semoga Bermanfaat bagi Warga

 

Selain patroli, penertiban kawasan juga di lakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan agar fungsi konservasi tetap terjaga secara berkelanjutan.

Melalui audiensi tersebut, BBTNKS berharap tercipta kesamaan persepsi sekaligus memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kelestarian Taman Nasional Kerinci Seblat sehingga tetap menjadi warisan alam yang memberi manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi generasi sekarang maupun mendatang.(Lya)

Baca JugaKadis PPKBPPPA Kerinci Linda Martiani Dampingi Bupati Monadi Terima Audiensi Kemendukbangga/BKKBN Jambi, Perkuat Program Keluarga Berkualitas

Editor : Liya

Berita Terkait

Kadis PPKBPPPA Kerinci Linda Martiani Dampingi Bupati Monadi Terima Audiensi Kemendukbangga/BKKBN Jambi, Perkuat Program Keluarga Berkualitas
LAM-SAK Dorong Pelestarian Adat Lamo Pasko Usang, Safwandi Ajak Generasi Muda Kenali Warisan Leluhur
Dinas PUPR Kerinci Bersama Balai Jasa Konstruksi Gelar Pelatihan dan Sertifikasi 220 Tenaga Konstruksi, Bupati Monadi Dorong SDM Profesional
BUMDes Bulak Sakti Kembangkan Peternakan Bebek untuk Perkuat Ketahanan Pangan, Kades Husrizal Optimistis Dongkrak Ekonomi Desa Air Hangat
Puluhan Jamaah Umrah Kerinci dan Sungai Penuh Berangkat ke Tanah Suci, PT Kiswah Tour & Travel Siapkan Layanan Terbaik
Kepala Desa Kayo Aro Ambai Hadiri Sosialisasi Akbar Pencegahan Radikalisme dan Terorisme di IAIN Kerinci
Kades Koto Tengah Saipul Hadi Hadiri Sosialisasi Pencegahan Radikalisme, Perkuat Toleransi dan Persatuan Masyarakat
Satresnarkoba Polres Kerinci Bongkar Jaringan Sabu Lintas Provinsi, Seorang PNS Ikut Diamankan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:21 WIB

Dalam Audiensi, BBTNKS Paparkan Tantangan Besar Pengelolaan TNKS, Perkuat Langkah Konservasi dan Perlindungan Kawasan Hutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:00 WIB

Kadis PPKBPPPA Kerinci Linda Martiani Dampingi Bupati Monadi Terima Audiensi Kemendukbangga/BKKBN Jambi, Perkuat Program Keluarga Berkualitas

Senin, 22 Juni 2026 - 12:53 WIB

LAM-SAK Dorong Pelestarian Adat Lamo Pasko Usang, Safwandi Ajak Generasi Muda Kenali Warisan Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 11:59 WIB

Dinas PUPR Kerinci Bersama Balai Jasa Konstruksi Gelar Pelatihan dan Sertifikasi 220 Tenaga Konstruksi, Bupati Monadi Dorong SDM Profesional

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:27 WIB

BUMDes Bulak Sakti Kembangkan Peternakan Bebek untuk Perkuat Ketahanan Pangan, Kades Husrizal Optimistis Dongkrak Ekonomi Desa Air Hangat

Berita Terbaru