Jakarta, Targetlink.id – Pemerintah mulai menyiapkan penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) 3 kilogram sebagai alternatif pengganti LPG 3 kg untuk kebutuhan memasak rumah tangga. Program tersebut langsung menjadi perhatian karena Indonesia di sebut berpeluang menjadi negara pertama di dunia yang memakai tabung CNG ukuran kecil untuk dapur rumah tangga.
Langkah ini di lakukan untuk mengurangi ketergantungan impor LPG sekaligus menekan beban subsidi energi yang terus meningkat setiap tahun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah Mulai Siapkan Teknologi CNG 3 Kg
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bahwa tabung CNG 3 kg akan menggunakan teknologi tabung tipe 4 berbahan serat fiber. Material tersebut lebih ringan, tetapi tetap kuat menahan tekanan gas tinggi.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan teknologi CNG ukuran kecil masih belum banyak di gunakan di dunia. Oleh sebab itu, Indonesia berpotensi menjadi pelopor dalam penggunaan CNG rumah tangga.
Selain menyiapkan teknologi tabung, pemerintah juga sedang menyusun sistem distribusi dan standar keamanan agar penggunaan CNG tetap aman bagi masyarakat.
Subsidi Energi Di prediksi Lebih Hemat
Penggunaan CNG 3 kg di proyeksikan mampu menghemat subsidi energi hingga 30 sampai 40 persen. Pasalnya, gas alam untuk CNG berasal dari sumber daya domestik Indonesia yang jumlahnya cukup besar.
Sementara itu, kebutuhan LPG nasional selama ini masih bergantung pada impor. Kondisi tersebut membuat anggaran subsidi terus membengkak dari tahun ke tahun.
Karena itu, pemerintah menilai konversi LPG ke CNG dapat menjadi solusi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Warga Di sebut Tak Perlu Ganti Kompor
Pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu membeli kompor baru apabila program CNG 3 kg di terapkan nantinya.
Sistem valve atau katup tabung CNG akan di rancang agar kompatibel dengan peralatan memasak yang saat ini di gunakan masyarakat. Dengan demikian, proses peralihan energi di harapkan berjalan lebih mudah dan tidak membebani warga.
Baca Juga: Khutba Jumat 29 Mei 2026: Cara Menjemput Ampunan dan Membuka Pintu Keberkahan
Selain lebih hemat, penggunaan CNG juga di klaim lebih ramah lingkungan karena menghasilkan emisi yang lebih rendah di banding LPG konvensional.
Indonesia Berpeluang Cetak Sejarah
Jika program tersebut berhasil di jalankan secara nasional, Indonesia berpotensi menjadi negara pertama yang menggunakan CNG 3 kg untuk kebutuhan memasak rumah tangga.
Saat ini, pemerintah masih melakukan kajian teknis serta menyiapkan infrastruktur pendukung sebelum program di luncurkan secara luas kepada masyarakat.(Lya)
Baca Juga: Pertamina Tambah 9 Juta Tabung LPG 3 Kg, Warga Diminta Tenang Jelang Libur Panjang
Editor : Liya









