Guncangan Besar di Samsung, 50 Ribu Buruh Ancam Mogok Kerja 18 Hari

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samsung Electronics menghadapi ancaman mogok kerja besar-besaran dari sekitar 50 ribu buruh setelah negosiasi soal gaji dan bonus gagal mencapai kesepakatan.

Samsung Electronics menghadapi ancaman mogok kerja besar-besaran dari sekitar 50 ribu buruh setelah negosiasi soal gaji dan bonus gagal mencapai kesepakatan.

Targetlink.id – Raksasa teknologi Samsung Electronics tengah menghadapi krisis besar. Sebanyak 50 ribu buruh di laporkan mengancam mogok kerja selama 18 hari setelah negosiasi dengan pihak perusahaan gagal mencapai kesepakatan.

Aksi mogok itu rencananya di mulai pada 21 Mei 2026. Serikat pekerja menuntut kenaikan gaji dan bonus yang di nilai lebih layak di tengah melonjaknya keuntungan bisnis chip Samsung.

Tidak hanya itu, para pekerja juga meminta perubahan sistem bonus tahunan yang selama ini di anggap tidak adil bagi karyawan.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ancaman mogok massal tersebut langsung memicu kekhawatiran besar di industri teknologi global. Pasalnya, Samsung merupakan salah satu produsen chip semikonduktor dan memori terbesar di dunia.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Resmi Lantik Dua Wakil Menteri 

Jika produksi terganggu, pasokan chip untuk kebutuhan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di perkirakan ikut terdampak. Kondisi itu berpotensi mengganggu industri teknologi dunia yang saat ini sedang mengalami lonjakan permintaan chip AI.

Selain sektor teknologi, pasar saham juga ikut bereaksi. Investor mulai khawatir terhadap stabilitas produksi Samsung apabila mogok berlangsung penuh selama 18 hari.

Beberapa analis bahkan memperingatkan Samsung bisa mengalami kerugian miliaran dolar jika aktivitas produksi chip berhenti dalam waktu lama.

Di sisi lain, manajemen Samsung masih berusaha membuka ruang negosiasi dengan serikat pekerja. Perusahaan berharap aksi mogok bisa di batalkan sebelum jadwal dimulai.

Baca Juga :  Mulai Hari Ini! Korea Selatan Bebas Visa untuk Turis Indonesia, Liburan ke Seoul Kini Makin Mudah

Namun hingga kini, serikat pekerja tetap bersikeras melanjutkan aksi apabila tuntutan mereka tidak di penuhi.

Situasi tersebut menjadi tekanan baru bagi Samsung di tengah persaingan ketat industri AI global. Sebab, perusahaan saat ini sedang berusaha memperkuat dominasi bisnis chip untuk menghadapi kompetitor besar di pasar semikonduktor dunia.

Pemerintah Korea Selatan juga di kabarkan ikut memantau perkembangan konflik tersebut. Samsung dinilai memiliki peran penting terhadap ekonomi dan ekspor negara itu.

Apabila mogok benar-benar terjadi, dampaknya di perkirakan tidak hanya di rasakan Samsung, tetapi juga industri teknologi global yang bergantung pada pasokan chip perusahaan tersebut.(Lya)

Editor : Liya

Berita Terkait

Darurat Narkoba, Masyarakat dan LSM Petisi Sakti Desak Wako Alfin-Bupati Monadi Segera Hadirkan Balai Rehabilitasi di Kerinci-Sungai Penuh
Jemaah Haji Indonesia Mulai Pulang ke Tanah Air, Berikut Jadwal Kepulangan 2026
Viral Kabar Indomaret Tutup 1 Juni 2026, Ini Fakta yang Sebenarnya Terjadi
Resmi Berlaku 1 Juni 2026, Harga Solar Turun di Tengah Penyesuaian BBM Pertamina
Indonesia Bikin Dunia Terkejut! Depak Brasil, Garuda FA7 Kini Tinggal Selangkah Lagi Jadi Juara Dunia
Purbaya Tegaskan DHE SDA Wajib Masuk RI 100 Persen Mulai Besok, Eksportir Tak Bisa Lagi Bebas Simpan Devisa di Luar Negeri
Pensiunan PNS Dapat 2 Penghasilan Tambahan Selain Gaji Bulanan, Ini Syarat Penting dari Taspen
Tak Ada Angin, Tak Ada Hujan! Adhisty Zara Tiba-Tiba Unggah Foto Pernikahan, Publik Langsung Heboh
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:37 WIB

Darurat Narkoba, Masyarakat dan LSM Petisi Sakti Desak Wako Alfin-Bupati Monadi Segera Hadirkan Balai Rehabilitasi di Kerinci-Sungai Penuh

Senin, 1 Juni 2026 - 10:11 WIB

Jemaah Haji Indonesia Mulai Pulang ke Tanah Air, Berikut Jadwal Kepulangan 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 09:04 WIB

Viral Kabar Indomaret Tutup 1 Juni 2026, Ini Fakta yang Sebenarnya Terjadi

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:12 WIB

Resmi Berlaku 1 Juni 2026, Harga Solar Turun di Tengah Penyesuaian BBM Pertamina

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:51 WIB

Indonesia Bikin Dunia Terkejut! Depak Brasil, Garuda FA7 Kini Tinggal Selangkah Lagi Jadi Juara Dunia

Berita Terbaru