Pontianak, Targetlink.id – Sikap tegas di tunjukkan SMAN 1 Pontianak dengan menolak mengikuti pelaksanaan ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI Tingkat Kalimantan Barat 2026. Keputusan itu di ambil setelah polemik penilaian dewan juri dalam babak final menjadi sorotan publik dan viral di media sosial.
Pihak sekolah menegaskan penolakan tersebut bukan bentuk pembangkangan terhadap keputusan penyelenggara, melainkan komitmen menjaga marwah pendidikan yang jujur, objektif, transparan, dan bermartabat. SMAN 1 Pontianak menilai integritas dalam kompetisi pendidikan harus di jaga demi memberikan contoh yang baik kepada peserta didik.
Meski memilih tidak ikut dalam lomba ulang, sekolah tetap menghormati keputusan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia yang memutuskan menggelar ulang babak final. Mereka juga menyatakan dukungan penuh kepada perwakilan Kalimantan Barat yang nantinya akan bertanding di tingkat nasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh Ucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026
Sebelumnya, final LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar menjadi perbincangan luas setelah muncul dugaan ketidakadilan dalam pemberian nilai oleh dewan juri. Polemik itu memicu kritik dari masyarakat hingga akhirnya pihak MPR RI mengambil langkah dengan menonaktifkan juri yang bertugas dan menjadwalkan ulang pertandingan final.
Keputusan SMAN 1 Pontianak untuk mundur dari lomba ulang kini menuai beragam tanggapan publik. Banyak pihak menilai langkah tersebut sebagai sikap prinsipil demi menjaga nilai sportivitas pendidikan, sementara masyarakat berharap kejadian serupa tidak kembali mencoreng ajang kompetisi akademik di masa mendatang. (Jn)
Baca Juga: Kepsek SDN 043/XI Koto Renah Bantah Dugaan Pungli Dana Sertifikasi Guru PPPK
Editor : Joni









