Gempa M5,7 Guncang Lebong Bengkulu 7 Maret 2026, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 00:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta BMKG menunjukkan lokasi gempa tektonik magnitudo 5,7 yang mengguncang wilayah Lebong, Bengkulu pada 7 Maret 2026 dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.

Peta BMKG menunjukkan lokasi gempa tektonik magnitudo 5,7 yang mengguncang wilayah Lebong, Bengkulu pada 7 Maret 2026 dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.

Bengkulu, Targetlink.id – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Lebong, Bengkulu pada Sabtu, 7 Maret 2026. Informasi ini di sampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

BMKG melalui laman resminya melaporkan bahwa gempa terjadi di wilayah sekitar Lebong. Getaran gempa juga di rasakan oleh sebagian warga di beberapa daerah di Provinsi Bengkulu.

Selain Bengkulu, getaran gempa di laporkan terasa di sejumlah wilayah Sumatera bagian barat. Meski begitu, getarannya di laporkan tidak berlangsung lama.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa tersebut merupakan jenis gempa tektonik. Gempa ini di picu oleh aktivitas sesar atau pergerakan lempeng di wilayah Sumatera.

Wilayah Sumatera memang di kenal sebagai daerah yang rawan gempa bumi. Hal ini karena Sumatera berada di jalur pertemuan lempeng tektonik aktif.

Meski memiliki kekuatan magnitudo 5,7, BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Informasi tersebut di sampaikan berdasarkan hasil analisis parameter gempa yang telah di lakukan.

Baca JugaDunia Hiburan Berduka: Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia di Usia 35 Tahun

Baca Juga :  Pantai Tegal Dipenuhi Kayu Gelondongan Dampak Banjir Gunung Slamet

Hingga laporan ini di sampaikan, belum ada informasi resmi terkait kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut. Namun masyarakat tetap di minta meningkatkan kewaspadaan.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya. Warga juga di minta terus mengikuti informasi resmi dari BMKG mengenai perkembangan aktivitas gempa.(Lya)

Baca JugaHarga Bitcoin Hari Ini 7 Maret 2026 Naik Tajam, Investor Kripto Mulai Kembali Optimistis

Editor : Liya

Berita Terkait

Breaking News: Kebakaran Hebat di Kayu Aro, Rumah Warga Ludes Terbakar Saat Pemilik ke Ladang
Listrik Padam Massal di Sumatera, PLN Minta Maaf dan Pastikan Pemulihan Bertahap
Viral Pesawat Garuda Berputar Lama di Udara India, Ini Penyebab Sebenarnya
BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat di Koto Tinggi, Rumah Milik Yesi Mapurba Ludes Dilalap Api
Heboh Mobil Pecah Ban Massal di Tol Jagorawi, Jasa Marga Ungkap Penyebab Awal dan Lakukan Penanganan Cepat
Kronologi Mengejutkan: Dari Gangguan Kecil hingga Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem 26 April 2026, Hujan Lebat dan Petir Ancam Sejumlah Wilayah
Gunung Semeru Erupsi Bertubi-tubi, Awan Panas Meluncur 4,5 Km, Warga Diminta Waspada
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:41 WIB

Breaking News: Kebakaran Hebat di Kayu Aro, Rumah Warga Ludes Terbakar Saat Pemilik ke Ladang

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:21 WIB

Listrik Padam Massal di Sumatera, PLN Minta Maaf dan Pastikan Pemulihan Bertahap

Senin, 11 Mei 2026 - 14:27 WIB

Viral Pesawat Garuda Berputar Lama di Udara India, Ini Penyebab Sebenarnya

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:13 WIB

BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat di Koto Tinggi, Rumah Milik Yesi Mapurba Ludes Dilalap Api

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:56 WIB

Heboh Mobil Pecah Ban Massal di Tol Jagorawi, Jasa Marga Ungkap Penyebab Awal dan Lakukan Penanganan Cepat

Berita Terbaru