BEI Kantongi Persetujuan Proposal ke MSCI & FTSE, Dorong Pasar Modal Semakin Transparan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia saat menyampaikan keterangan pers mengenai perkembangan proposal reformasi pasar modal kepada MSCI dan FTSE Russell di Jakarta.

Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia saat menyampaikan keterangan pers mengenai perkembangan proposal reformasi pasar modal kepada MSCI dan FTSE Russell di Jakarta.

Jakarta, Targetlink.id  – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan perkembangan terbaru atas proposal yang telah di sampaikan kepada MSCI Inc dan FTSE Russell. Langkah ini menjadi bagian dari reformasi untuk memperkuat transparansi dan daya saing pasar modal Indonesia.

BEI memastikan sejumlah poin utama telah mendapat respons positif. Salah satunya adalah penguatan keterbukaan data kepemilikan saham dengan ambang batas minimal 1 persen. Kebijakan ini di nilai mampu meningkatkan transparansi serta memberikan kejelasan bagi investor global.

Baca Juga :  Prabowo Murka Usai IHSG Anjlok, Pemerintah Perketat Pengawasan Pasar Modal

Selain itu, aturan batas minimal free float sebesar 15 persen telah di finalisasi. Regulasi tersebut selanjutnya akan di ajukan kepada Otoritas Jasa Keuangan untuk memperoleh pengesahan resmi agar dapat segera di terapkan di pasar.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: HUT 69 BCA Hadirkan Promo Besar, Ini Daftar Diskon dan Cara Klaimnya

BEI juga merampungkan metodologi serta standar operasional prosedur (SOP) terkait daftar konsentrasi pemegang saham atau shareholders concentration list. Penyusunan ini bertujuan memastikan tata kelola yang lebih akuntabel dan selaras dengan standar indeks internasional.

Baca Juga :  BNN Bongkar Jaringan Narkotika Terselubung di Liquid Vape

Manajemen BEI menegaskan seluruh agenda reformasi berjalan sesuai jadwal. Dengan pembaruan ini, posisi Indonesia di indeks global di harapkan semakin kuat dan mampu menarik aliran investasi asing ke pasar modal domestik.(Lya)

Baca JugaSinopsis Mencintai Ipar Sendiri Eps 97 Tayang 21 Februari 2026: Tristan Ungkap Rahasia Ayuna?

Editor : Liya

Berita Terkait

Rupiah Melemah ke Rp17.100, Menkeu Purbaya Akhirnya Ungkap Kondisi Sebenarnya Saat Ini
Harga Plastik Melonjak, UMKM Menjerit: Pemerintah Didesak Segera Turun Tangan
Resmi! Pemerintah Tetapkan ASN WFH Setiap Jumat, Ini Aturan Lengkapnya
Dramatis! Timnas Indonesia Kalah Tipis dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026
Heboh BBM Non-Subsidi Naik 10% Mulai 1 April 2026, Bahlil Akhirnya Buka Suara!
Viral! Citra Anidya Unggah Momen Lebaran Bareng Chef Juna, Warganet Heboh Soal Agama
Harga Pangan 15 Maret 2026 Naik Tajam, Bawang Merah dan Cabai Jadi yang Termahal di Pasar
Pemerintahan Prabowo Terbitkan Aturan Baru ASN, Birokrasi Disiapkan Lebih Bersih dan Profesional
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:16 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.100, Menkeu Purbaya Akhirnya Ungkap Kondisi Sebenarnya Saat Ini

Selasa, 7 April 2026 - 19:49 WIB

Harga Plastik Melonjak, UMKM Menjerit: Pemerintah Didesak Segera Turun Tangan

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:55 WIB

Resmi! Pemerintah Tetapkan ASN WFH Setiap Jumat, Ini Aturan Lengkapnya

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:15 WIB

Dramatis! Timnas Indonesia Kalah Tipis dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:35 WIB

Heboh BBM Non-Subsidi Naik 10% Mulai 1 April 2026, Bahlil Akhirnya Buka Suara!

Berita Terbaru