Jakarta, Targetlink.id – Harga bahan bakar minyak (BBM) terbaru di seluruh SPBU Indonesia kembali menjadi sorotan masyarakat. Per 25 Mei 2026, harga BBM nonsubsidi di sejumlah SPBU masih bertahan tinggi setelah penyesuaian yang dilakukan pada awal bulan.
Kondisi ini membuat banyak pengendara mulai memperhatikan pengeluaran harian untuk bahan bakar. Selain itu, pelaku usaha transportasi dan logistik juga ikut terdampak karena biaya operasional kendaraan meningkat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Harga BBM Pertamina Terbaru
PT Pertamina (Persero) masih mempertahankan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar subsidi. Sementara itu, beberapa produk nonsubsidi belum mengalami perubahan harga hingga akhir Mei 2026.
Berikut daftar harga BBM Pertamina terbaru:
. Pertalite: Rp10.000 per liter
. Solar subsidi: Rp6.800 per liter
. Pertamax: Rp12.300 per liter
. Pertamax Green: Rp12.900 per liter
. Pertamax Turbo: Rp19.900 per liter
. Dexlite: Rp26.000 per liter
. Pertamina Dex: Rp27.900 per liter
Harga tersebut berlaku di sebagian besar wilayah Indonesia. Namun, beberapa daerah dapat memiliki selisih harga karena biaya distribusi dan kebijakan pajak daerah.
Harga BBM Shell, BP-AKR, dan Vivo
Selain Pertamina, SPBU swasta juga masih mempertahankan harga BBM di level cukup tinggi. Produk diesel nonsubsidi bahkan menjadi yang paling mahal di pasaran saat ini.
Berikut rincian harga BBM di SPBU swasta:
Shell
. Shell Super: sekitar Rp12.390 per liter
. Shell V-Power Diesel: sekitar Rp30.890 per liter
BP-AKR
. BP 92: sekitar Rp12.390 per liter
. BP Ultimate Diesel: sekitar Rp30.890 per liter
Vivo
. Revvo 92: sekitar Rp12.390 per liter
. Diesel Primus Plus: sekitar Rp30.890 per liter
Harga BBM jenis diesel mengalami kenaikan cukup tinggi akibat fluktuasi harga minyak mentah dunia. Selain itu, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga ikut memengaruhi biaya impor energi.
Harga BBM Masih Dipengaruhi Kondisi Global
Pengamat energi menilai harga BBM nonsubsidi di Indonesia masih sangat bergantung pada kondisi pasar internasional. Ketika harga minyak dunia naik, maka harga BBM dalam negeri biasanya ikut mengalami penyesuaian.
Baca Juga: Program Magang Istana Kepresidenan 2026 Dibuka, Mahasiswa dan Siswa SMK Bisa Daftar hingga 8 Juni
Di sisi lain, pemerintah tetap menahan harga BBM subsidi agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Karena itu, harga Pertalite dan Solar subsidi masih belum berubah hingga saat ini.
Masyarakat Mulai Cari Cara Hemat BBM
Tingginya harga BBM membuat sebagian masyarakat mulai menerapkan pola berkendara hemat bahan bakar. Banyak pengendara kini mengurangi perjalanan yang tidak terlalu penting agar konsumsi BBM lebih efisien.
Selain itu, penggunaan transportasi umum dan kendaraan hemat energi juga mulai meningkat. Langkah tersebut dinilai dapat membantu menekan pengeluaran di tengah harga BBM yang masih tinggi.(Lya)
Baca Juga: Pengumuman UTBK SNBT 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Ribuan Peserta Berebut Kursi PTN Favorit
Editor : Liya









