Gempa M 5,5 Guncang Pacitan, Perjalanan Kereta Api di Daop 6 Yogyakarta Sempat Terhenti

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kereta api berhenti sejenak di stasiun Daop 6 Yogyakarta pasca gempa M 5,0 di Pacitan, memastikan keselamatan penumpang.

Kereta api berhenti sejenak di stasiun Daop 6 Yogyakarta pasca gempa M 5,0 di Pacitan, memastikan keselamatan penumpang.

Jawa Timur, Targetlink.id – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Senin (27/1/2026) pagi. Getaran gempa tersebut turut di rasakan hingga sejumlah daerah di Jawa Timur dan sekitarnya.

Dampak membuat PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengambil langkah pengamanan dengan menghentikan sementara perjalanan kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta. Penghentian di lakukan demi memastikan keselamatan penumpang dan perjalanan kereta.

Petugas KAI langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jalur rel, jembatan, serta prasarana perkeretaapian yang di lalui kereta api. Langkah ini merupakan prosedur standar setiap kali terjadi gempa bumi di sekitar jalur kereta.

Baca JugaPesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire

Hasil pengecekan menunjukkan seluruh jalur dan prasarana kereta api berada dalam kondisi aman dan tidak mengalami kerusakan. Setelah di nyatakan aman, operasional perjalanan kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta kembali berjalan normal.

Baca Juga :  BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem 26 April 2026, Hujan Lebat dan Petir Ancam Sejumlah Wilayah

PT KAI mengimbau masyarakat dan pengguna jasa kereta api untuk tetap tenang serta mengikuti informasi resmi. KAI menegaskan komitmennya untuk selalu mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api, terutama saat terjadi bencana alam seperti gempa bumi.(Lya)

Baca JugaWako Alfin Terima Silaturahmi RRI Sungai Penuh, Perkuat Sinergi Program Siaran Publik

Editor : Liya

Berita Terkait

Viral Pesawat Garuda Berputar Lama di Udara India, Ini Penyebab Sebenarnya
BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat di Koto Tinggi, Rumah Milik Yesi Mapurba Ludes Dilalap Api
Heboh Mobil Pecah Ban Massal di Tol Jagorawi, Jasa Marga Ungkap Penyebab Awal dan Lakukan Penanganan Cepat
Kronologi Mengejutkan: Dari Gangguan Kecil hingga Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem 26 April 2026, Hujan Lebat dan Petir Ancam Sejumlah Wilayah
Gunung Semeru Erupsi Bertubi-tubi, Awan Panas Meluncur 4,5 Km, Warga Diminta Waspada
Stasiun Malang Jadi Tiga Besar Stasiun Terpadat Saat Mudik Lebaran 2026 di Daop 8
Banjir Jakarta 8 Maret 2026: Air Capai 1,6 Meter, Warga Terpaksa Sahur di Tengah Genangan
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 14:27 WIB

Viral Pesawat Garuda Berputar Lama di Udara India, Ini Penyebab Sebenarnya

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:13 WIB

BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat di Koto Tinggi, Rumah Milik Yesi Mapurba Ludes Dilalap Api

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:56 WIB

Heboh Mobil Pecah Ban Massal di Tol Jagorawi, Jasa Marga Ungkap Penyebab Awal dan Lakukan Penanganan Cepat

Selasa, 28 April 2026 - 20:29 WIB

Kronologi Mengejutkan: Dari Gangguan Kecil hingga Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL

Minggu, 26 April 2026 - 19:23 WIB

BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem 26 April 2026, Hujan Lebat dan Petir Ancam Sejumlah Wilayah

Berita Terbaru