Trump Bersikeras, Eropa Siap Amankan Greenland

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal militer berlayar di perairan sekitar Greenland sebagai bagian dari peningkatan kehadiran keamanan Eropa dan NATO di kawasan Arktik.

Kapal militer berlayar di perairan sekitar Greenland sebagai bagian dari peningkatan kehadiran keamanan Eropa dan NATO di kawasan Arktik.

Targetlink.id, Denmark dan Amerika Serikat masih berbeda pandangan soal masa depan Greenland setelah pertemuan bilateral di Gedung Putih tidak menghasilkan kesepakatan. Pembicaraan yang di sebut berlangsung terus terang namun konstruktif itu berakhir buntu karena masing-masing pihak tetap pada posisinya.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menegaskan keinginannya untuk mengambil alih Greenland. Denmark menolak keras tuntutan tersebut dan menyatakan kedaulatan wilayah tidak bisa di ganggu gugat. “Kami masih memiliki perbedaan pendapat mendasar dan tidak berhasil mengubah posisi Amerika,” kata Menteri Luar Negeri Denmark Lars Løkke Rasmussen, di kutip Associated Press, Kamis (15/1/2026). Kalimat keluar ini mengacu pada sumber internasional.

Baca Juga :  Presiden RI Tiba Di Amerika Serikat Untuk Sidang PBB

Sebagai satu-satunya hasil pertemuan, kedua negara sepakat membentuk kelompok kerja tingkat tinggi. Namun kebuntuan itu mendorong negara-negara Eropa seperti Jerman, Prancis, Norwegia, dan Swedia mengambil langkah nyata dengan rencana pengiriman pasukan ke Greenland untuk latihan militer bersama.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca JugaBPOM Tarik Produk Susu Bayi S-26 Promil Gold

Baca Juga :  Man City Hajar Leeds 1-0, Tekan Arsenal di Puncak Premier League

Denmark dan pemerintah Greenland juga mengumumkan peningkatan kehadiran militer di wilayah tersebut Langkah ini di lakukan bersama sekutu.

Seperti di beritakan sebelumnya, isu Greenland telah menjadi titik sensitif dalam dinamika geopolitik Arktik dan hubungan transatlantik. Kalimat internal ini mengaitkan perkembangan terbaru dengan laporan terkait. Penguatan kehadiran militer Eropa di nilai sebagai sinyal komitmen menjaga stabilitas dan keamanan kawasan utara dunia.(Lya)

Baca Juga : Wapres Tinjau SRMA Biak untuk Anak Kurang Mampu

Editor : Liya

Berita Terkait

Raul Fernandez Bikin Kejutan Besar di MotoGP Italia! Kalahkan Jorge Martin dan Raih Kemenangan Perdana Sprint Race
PSG Juara Liga Champions, Paris Berpesta Semalaman! Ribuan Fans Padati Jalanan
Son Heung-min Siap Tampil! Korea Selatan vs Trinidad & Tobago Jadi Ujian Penting Jelang Piala Dunia 2026
Liverpool Pecat Arne Slot? Sosok Pengganti Ini Justru Bikin Fans Makin Penasaran
Skotlandia vs Curacao: Laga Uji Coba yang Bisa Jadi Penentu Kepercayaan Diri Jelang Piala Dunia 2026
ONIC PH Bikin Team Falcons Tak Berkutik? Duel Panas MPL PH S17 Ini Jadi Sorotan Fans MLBB
Veda Ega Sempat Masuk 10 Besar, Tapi Kenapa Malah Finis P21 di FP2 Moto3 Italia 2026?
Drama Kursi Pelatih Timnas Italia: Conte vs Mancini, FIGC Siap Ambil Keputusan Besar
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:40 WIB

Raul Fernandez Bikin Kejutan Besar di MotoGP Italia! Kalahkan Jorge Martin dan Raih Kemenangan Perdana Sprint Race

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:08 WIB

PSG Juara Liga Champions, Paris Berpesta Semalaman! Ribuan Fans Padati Jalanan

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:14 WIB

Son Heung-min Siap Tampil! Korea Selatan vs Trinidad & Tobago Jadi Ujian Penting Jelang Piala Dunia 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:33 WIB

Liverpool Pecat Arne Slot? Sosok Pengganti Ini Justru Bikin Fans Makin Penasaran

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:14 WIB

Skotlandia vs Curacao: Laga Uji Coba yang Bisa Jadi Penentu Kepercayaan Diri Jelang Piala Dunia 2026

Berita Terbaru