Targetlink.id – Menteri Luar Negeri RI Sugiono dan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin memimpin delegasi Indonesia dalam Pertemuan 2+2 Indonesia–Turki yang di gelar di Ankara, Turki, Jumat (9/1). Pertemuan ini juga di hadiri Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan dan Menteri Pertahanan Nasional Yaşar Güler. Agenda utama adalah memperkuat kemitraan strategis di bidang politik, pertahanan, dan keamanan.
Sebagai tindak lanjut Kerja Sama Strategis Tingkat Tinggi, pertemuan 2+2 menjadi forum untuk menyelaraskan kebijakan luar negeri dan pertahanan. Indonesia dan Turki membahas langkah-langkah bersama dalam merespons dinamika strategis global. Diskusi ini menunjukkan keseriusan kedua negara dalam memperkuat hubungan bilateral yang stabil dan saling menguntungkan.
Dalam dialog konstruktif tersebut, kedua pihak menyoroti kerja sama pertahanan, termasuk penguatan industri pertahanan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Indonesia dan Turki sepakat memperluas kolaborasi teknologi militer, pelatihan, serta pertukaran pengetahuan strategis. Hal ini di harapkan dapat meningkatkan kemampuan pertahanan nasional masing-masing negara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Menteri Purbaya Sidak Jalur Hijau Pelabuhan Tanjung Priok
Selain kerja sama pertahanan, pertemuan juga menegaskan kesamaan pandangan kedua negara terhadap isu regional dan global. Dialog ini mencakup upaya menangani tantangan keamanan di kawasan, stabilitas politik, dan diplomasi multilateral. Kesepakatan ini menegaskan posisi Indonesia dan Turki sebagai mitra strategis yang saling mendukung.
Pertemuan 2+2 di tutup dengan kesepakatan untuk menjadikan dialog ini sebagai mekanisme strategis berkelanjutan. Kedua negara sepakat pertemuan berikutnya akan di gelar di Jakarta, menegaskan komitmen jangka panjang. Langkah ini di harapkan semakin mempererat hubungan bilateral dan memperkuat posisi Indonesia di kancah diplomasi internasional.(Lya)
Baca Juga: Empat Menteri Kabinet Merah Putih Kunjungi PIM
Editor : Liya









