Lalu Lintas Puncak Macet, Polisi Terapkan One Way

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Raya Puncak saat arus meningkat pukul siang hari, rekayasa one way diterapkan

Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Raya Puncak saat arus meningkat pukul siang hari, rekayasa one way diterapkan

Jakarta, Targetlink.id – Lalu lintas Puncak, Bogor, Jawa Barat, siang ini padat merayap. Polisi menerapkan rekayasa lalu lintas atau one way Puncak untuk mengurai kemacetan dan menjaga arus kendaraan tetap lancar.

KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, menyebutkan, dari total 33 ribu kendaraan yang melewati Gerbang Tol Ciawi, 19 ribu menuju Puncak per pukul 13.00 WIB. Sisanya bergerak ke arah Jakarta. Data ini belum termasuk kendaraan yang melewati jalur arteri Ciawi, termasuk sepeda motor dan mobil pribadi.

Baca Juga :  Makna Gong Xi Fa Cai, Xin Nian Kuai Le, dan Angpao Na Lai Saat Imlek 2026

Peningkatan arus lalu lintas Puncak terjadi sejak pukul 08.00 WIB. Kendaraan yang keluar tol Ciawi mencapai 2.100 unit, sehingga polisi melakukan rekayasa sepenggal dari Simpang Taman Safari untuk mengurai kepadatan di sekitar Pasar Cisarua.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rekayasa one way Puncak Bogor kembali di terapkan pukul 10.30 WIB karena jumlah kendaraan terus meningkat. Arus lalin kembali dua arah pukul 12.30 WIB setelah jumlah kendaraan menurun. Data exit toll menunjukkan kenaikan dari 2.400 menjadi 2.500 kendaraan per jam.

Baca Juga :  Sultan HB X Buka Suara soal Polemik Ibadah GMS Bantul, Singgung Pentingnya Toleransi

Ardian menambahkan, volume kendaraan menuju Puncak Bogor di prediksi meningkat hingga sore. Polisi akan terus menyesuaikan rekayasa lalu lintas agar perjalanan aman dan lancar, baik bagi pengendara ke Puncak maupun ke Jakarta.(Lya)

Editor : Liya

Sumber Berita : Detiknews

Berita Terkait

KPK Tunggu Kedatangan Nusron Wahid, Untuk Diperiksa Terkait Kasus ATR/BPN
Juara ASEAN Cup 2026, Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik ke Posisi 117 Dunia
Prabowo Bangga Lihat Perjuangan Timnas Indonesia, Garuda Tundukkan Thailand dalam Drama Adu Penalti
Hari Batik Nasional 2 Oktober 2026, Ini Sejarah dan Tema “Batik Berlayar”
Timnas Indonesia Puncaki Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Lolos ke Final usai Hajar Bangladesh 9-2
Reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo Geser Sejumlah Menteri: Ini Daftar Lengkapnya
Kerajinan Sungai Penuh Bidik Pasar Nasional, Sri Kartini Alfin Dorong Perajin Terus Berinovasi
Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun, Indonesia Kehilangan Maestro Seni
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:12 WIB

KPK Tunggu Kedatangan Nusron Wahid, Untuk Diperiksa Terkait Kasus ATR/BPN

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Juara ASEAN Cup 2026, Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik ke Posisi 117 Dunia

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Prabowo Bangga Lihat Perjuangan Timnas Indonesia, Garuda Tundukkan Thailand dalam Drama Adu Penalti

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Hari Batik Nasional 2 Oktober 2026, Ini Sejarah dan Tema “Batik Berlayar”

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Timnas Indonesia Puncaki Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Lolos ke Final usai Hajar Bangladesh 9-2

Berita Terbaru