Sultan HB X Buka Suara soal Polemik Ibadah GMS Bantul, Singgung Pentingnya Toleransi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DIY Sri Sultan HB X meminta masyarakat menjaga toleransi usai polemik ibadah GMS di Sewon, Bantul.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X meminta masyarakat menjaga toleransi usai polemik ibadah GMS di Sewon, Bantul.

Yogyakarta, Targetlink.id – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, akhirnya buka suara terkait polemik kegiatan ibadah Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Sewon, Bantul. Sultan menegaskan bahwa masyarakat harus menjaga toleransi dan menghormati perbedaan yang ada.

Menurut Sultan HB X, Indonesia sejak awal di bangun di atas keberagaman. Karena itu, tidak boleh ada pihak yang merasa paling benar sendiri dalam menyikapi perbedaan keyakinan maupun pandangan di tengah masyarakat.

“Perbedaan itu di ciptakan Tuhan. Jadi tidak ada yang paling benar sendiri,” ujar Sultan menanggapi polemik yang terjadi di Bantul.

Pernyataan tersebut muncul setelah kegiatan ibadah jemaat GMS di wilayah Panggungharjo, Sewon, Bantul, mendapat penolakan dari sejumlah warga. Peristiwa itu kemudian viral di media sosial dan memicu perhatian publik.

 

Baca JugaMulai Hari Ini! Korea Selatan Bebas Visa untuk Turis Indonesia, Liburan ke Seoul Kini Makin Mudah

Selain itu, Sultan meminta seluruh pihak menahan diri agar situasi tetap kondusif. Ia juga berharap persoalan tersebut bisa di selesaikan melalui dialog dan musyawarah tanpa memicu konflik berkepanjangan.

Baca Juga :  Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Terlihat di Indonesia, Jam Berapa Puncaknya?

Sementara itu, pemerintah daerah bersama aparat keamanan telah turun tangan melakukan mediasi antara warga dan pihak gereja. Polisi memastikan kondisi di lokasi saat ini aman dan terkendali.

Kasus polemik ibadah di Bantul tersebut kembali memunculkan perhatian soal pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama. Banyak pihak berharap Yogyakarta tetap menjadi daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan persatuan.(Lya)

Baca JugaMomentum Idul Adha, Diskominfosta Sungai Penuh Tebar Kepedulian Sosial dan Perkuat Kebersamaan

Editor : Liya

Berita Terkait

Prabowo Siapkan Paket Stimulus Ekonomi, Ada Insentif Pajak untuk Vokasi
Kode Redeem FC Mobile 28 Mei 2026 Resmi Dibagikan, Banyak Pemain Dapat OVR Tinggi Gratis
Kejari Jakarta Pusat Meraih Penghargaan Terbaik Nasional Kategori Kejaksaan Negeri Tipe A di Anugerah Komisi Kejaksaan RI 2026
Bahaya Makan Jeroan Berlebihan Saat Idul Adha, Dokter Ungkap Risiko Asam Urat hingga Gangguan Ginjal
Harga Cabai Rawit Kembali Bikin Pedas Dompet Masyarakat, Tembus Rp75 Ribu per Kg Jelang Idul Adha
WhatsApp Kini Jadi Senjata Utama Bisnis di Indonesia, Telat Balas Chat Bisa Bikin Pelanggan Kabur
Kode Redeem FF 27 Mei 2026 Terbaru, Klaim Skin Senjata hingga Diamond Gratis Hari Ini
Purbaya Sebut Prediksi Dolar AS Tembus Rp17.800 Tak Masuk Akal, Fundamental Ekonomi RI Dinilai Masih Kuat
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:30 WIB

Sultan HB X Buka Suara soal Polemik Ibadah GMS Bantul, Singgung Pentingnya Toleransi

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:38 WIB

Prabowo Siapkan Paket Stimulus Ekonomi, Ada Insentif Pajak untuk Vokasi

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:37 WIB

Kode Redeem FC Mobile 28 Mei 2026 Resmi Dibagikan, Banyak Pemain Dapat OVR Tinggi Gratis

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:14 WIB

Kejari Jakarta Pusat Meraih Penghargaan Terbaik Nasional Kategori Kejaksaan Negeri Tipe A di Anugerah Komisi Kejaksaan RI 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:07 WIB

Bahaya Makan Jeroan Berlebihan Saat Idul Adha, Dokter Ungkap Risiko Asam Urat hingga Gangguan Ginjal

Berita Terbaru