Puan: Aspirasi Masyarakat Soal Demo Di DPR, Tewasnya Affan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Target Link.Id– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Puan Maharani mencermati aspirasi masyarakat pada unjuk rasa gedung DPR pada Kamis, 28 Agustus 2025.

“DPR mendengarkan dan memahami aspirasi masyarakat,” ujarnya Jumat, 29 Agustus 2025.

Demonstrasi serikat pekerja dan mahasiswa itu berujung tragis. Kendaraan taktis Brigade Mobil atau Brimob melindas pengemudi ojek online hingga tewas.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada enam tuntutan pada Demonstrasi:

  1. penghapusan outsourcing
  2. penolakan upah murah
  3. penyetopan PHK
  4. reformasi pajak perburuhan
  5. pengesahan RUU Ketenagakerjaan tanpa omnibus law
  6. pengesahan RUU Perampasan Aset, dan revisi RUU Pemilu.
Baca Juga :  TNI AL di Perkuat Kapal Cepat Rudal Produksi Dalam Negeri

“Semuanya tentu akan ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme yang ada. DPR memiliki komitmen untuk terus membenahi diri,” tutur politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu.

Puan menganggap semua tuntutan demonstran dapat mendorong DPR dalam memperbaiki kinerja. Ia mengimbau masyarakat agar menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai.

“Dan bagi aparat kepolisian atau personel keamanan agar mengamankan aksi-aksi demo sesuai dengan prosedur, tanpa bertindak berlebihan, apalagi sampai melukai rakyat”katanya.

Ia juga meminta polisi mengusut tuntas insiden ini secara transparan.

Puan juga menyampaikan ungkapan dukacita atas meninggalnya Affan Kurniawan, 21 tahun, yang dilindas mobil saat aksi demonstrasi.

Baca Juga :  Pemerintah Dorong WFA 29-31 Desember 2025

Kemudian Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ini mendorong pemberian kompensasi bagi korban.

Secara terpisah, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menyampaikan permohonan maaf. Ia menyebutkan musibah ini akan menjadi evaluasi untuk kepolisian dalam bertugas.

“Kami akan menindaklanjuti peristiwa yang terjadi. Saya meminta maaf kepada keluarga korban dan seluruh keluarga besar ojek online atas musibah yang terjadi,” ucapnya Sigit di depan ruang jenazah.

Sumber Berita : TEMPO

Berita Terkait

Resmi! Pemerintah Tetapkan ASN WFH Setiap Jumat, Ini Aturan Lengkapnya
Fenomena Pink Moon Hiasi Langit Indonesia Awal April 2026, Ini Jadwal dan Cara Melihatnya
DJP Online Error di Deadline 31 Maret 2026? Ini Cara Cepat Lapor SPT Tanpa Kendala
BBM Naik 1 April 2026? Ini Klarifikasi Resmi Pertamina dan ESDM yang Wajib Diketahui
Harga Emas Hari Ini 31 Maret 2026 Naik Serentak, Antam, UBS dan Galeri24 Kompak Menguat
Resmi! 178.981 Siswa Lolos SNBP 2026, Ini Link Cek Pengumuman dan Cara Aksesnya
Dramatis! Timnas Indonesia Kalah Tipis dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026
Heboh BBM Non-Subsidi Naik 10% Mulai 1 April 2026, Bahlil Akhirnya Buka Suara!
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:55 WIB

Resmi! Pemerintah Tetapkan ASN WFH Setiap Jumat, Ini Aturan Lengkapnya

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:16 WIB

Fenomena Pink Moon Hiasi Langit Indonesia Awal April 2026, Ini Jadwal dan Cara Melihatnya

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:13 WIB

DJP Online Error di Deadline 31 Maret 2026? Ini Cara Cepat Lapor SPT Tanpa Kendala

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:33 WIB

BBM Naik 1 April 2026? Ini Klarifikasi Resmi Pertamina dan ESDM yang Wajib Diketahui

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:24 WIB

Harga Emas Hari Ini 31 Maret 2026 Naik Serentak, Antam, UBS dan Galeri24 Kompak Menguat

Berita Terbaru