Fenomena Gerhana Matahari Akan Terlihat dibulan September 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 7 September 2025 - 00:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Targetlink.id – Gerhana matahari sebagian akan terjadi pada tanggal 21-22 September 2025. Banyak yang penasaran, apakah masyarakat Indonesia bisa menyaksikannya secara langsung salah satu fenomena astronomi langka tersebut?
Menurut laporan NASA, gerhana matahari kali ini tidak akan terlihat di wilayah Indonesia. Berbeda dengan gerhana bulan total pada tanggal 7 September 2025 yang bisa diamati di hampir seluruh wilayah Tanah Air, gerhana matahari pada akhir September hanya melintasi sebagian belahan bumi tertentu.

NASA mencatat, gerhana matahari sebagian akan melintasi wilayah Amerika Selatan, sebagian Afrika, serta Samudra Atlantik. Negara-negara seperti Argentina, Brasil, dan Uruguay akan berkesempatan menyaksikan fenomena ini dengan jelas.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Sambut Positif Komitmen Bill Gates Untuk Bantu Indonesia di Bidang Vaksin TBC dan Malaria

Sementara itu, di Afrika, beberapa wilayah di Namibia, Angola, hingga bagian selatan Kongo juga akan mengalami gerhana sebagian. Jalur lintasan ini membuat fenomena tersebut tidak bisa diamati dari Asia, termasuk Indonesia.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gerhana matahari terjadi ketika bulan melintas di antara bumi dan matahari, menutupi sebagian atau seluruh cahaya matahari. Namun, hanya daerah di jalur bayangan bulan (umbra atau penumbra) yang bisa melihat fenomena tersebut.

Berdasarkan peta gerhana dari situs Time and Date, jalur bayangan bulan pada September 2025 sama sekali tidak melewati kawasan Asia Tenggara. Hal inilah yang membuat masyarakat di Indonesia tidak dapat menyaksikannya secara langsung.

Meski gerhana matahari tidak terlihat, masyarakat Tanah Air tetap bisa menyaksikan fenomena langit menarik di bulan yang sama. Pada 7 September 2025 akan terjadi gerhana bulan total yang bisa diamati di hampir seluruh wilayah Indonesia, jika kondisi cuaca mendukung.

Fenomena ini diprediksi akan berlangsung selama beberapa jam, dengan puncaknya terjadi pada tengah malam. Lembaga antariksa menyarankan masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengamati gerhana bulan total, mengingat tidak semua fenomena langit bisa dilihat dari Indonesia setiap tahunnya.

Editor : Liya

Sumber Berita : Detiknews

Berita Terkait

Viral! Penumpang LRT Jabodebek Terjebak di Lift, Semua Selamat
WFA Jelang Lebaran 2026 Resmi Diterapkan, Pemerintah Atur Mobilitas Mudik Lebih Fleksibel
Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka, Target 100 Ribu Pemudik Berangkat Aman dan Nyaman
ASN Boleh WFA Jelang Nyepi dan Lebaran 2026, Menpan RB Terbitkan Aturan Resmi
Prabowo Pimpin Pertemuan TNI-Polri di Istana, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Nasional
Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah Berawan, BMKG Ingatkan Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah
Beckham Siapkan Momen Sejarah: Ronaldo dan Messi Bisa Satu Tim di Inter Miami
Jasa Marga Prediksi 3,6 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek Saat Mudik Lebaran 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 22:33 WIB

Viral! Penumpang LRT Jabodebek Terjebak di Lift, Semua Selamat

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:03 WIB

WFA Jelang Lebaran 2026 Resmi Diterapkan, Pemerintah Atur Mobilitas Mudik Lebih Fleksibel

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:43 WIB

Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka, Target 100 Ribu Pemudik Berangkat Aman dan Nyaman

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:04 WIB

ASN Boleh WFA Jelang Nyepi dan Lebaran 2026, Menpan RB Terbitkan Aturan Resmi

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:36 WIB

Prabowo Pimpin Pertemuan TNI-Polri di Istana, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Nasional

Berita Terbaru