Sungai Penuh, Targetlink.id – Meningkatnya kasus penyalahgunaan narkoba di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci membuat masyarakat mendesak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi segera membangun balai rehabilitasi narkoba di wilayah Bumi Sakti Alam Kerinci.
Keberadaan fasilitas tersebut di nilai mendesak untuk membantu proses pemulihan para korban penyalahgunaan narkotika.
Selama ini, masyarakat yang ingin menjalani rehabilitasi harus di rujuk ke Kota Jambi bahkan ke luar provinsi. Kondisi tersebut menjadi beban tersendiri bagi keluarga karena harus mengeluarkan biaya transportasi, pengobatan, dan pendampingan yang tidak sedikit selama proses pemulihan berlangsung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seorang warga Sungai Penuh mengatakan banyak keluarga sebenarnya memiliki keinginan kuat menyelamatkan anggota keluarganya yang terjerat narkoba. Namun, keterbatasan akses layanan rehabilitasi membuat upaya tersebut sulit di lakukan. Menurutnya, pengguna narkoba perlu di pandang sebagai korban yang harus di selamatkan melalui pengobatan dan pendampingan yang tepat.
Baca Juga: 60 Balita Ikuti Posyandu Desa Koto Tinggi, Pemdes Perkuat Upaya Cegah Stunting
Ketua LSM Petisi Sakti, Indra Wirawan, S.Pd, menegaskan bahwa pembangunan balai rehabilitasi narkoba di Sungai Penuh dan Kerinci sudah menjadi kebutuhan mendesak. Selain menjadi tempat pemulihan, fasilitas tersebut juga dapat di fungsikan sebagai pusat edukasi, sosialisasi, dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat.
Masyarakat berharap BNNP Jambi bersama pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menghadirkan balai rehabilitasi narkoba yang mudah di akses. Upaya ini di nilai penting untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba sekaligus menyelamatkan masa depan generasi muda di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci. (Jn)
Editor : Joni









