Surat Siswa Sekolah Rakyat Harukan Presiden Prabowo

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto membaca surat dari siswa Sekolah Rakyat II Bandung Barat, Muhammad Daffa Raasyid.

Presiden Prabowo Subianto membaca surat dari siswa Sekolah Rakyat II Bandung Barat, Muhammad Daffa Raasyid.

Bandung, Targetlink.id – Presiden Prabowo Subianto menerima sepucuk surat istimewa dari seorang siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) II Bandung Barat, Jawa Barat. Siswa itu bernama Muhammad Daffa Raasyid.

Dalam suratnya, Daffa menulis dengan tulus kepada Presiden Prabowo. Ia berterima kasih atas hadirnya program Sekolah Rakyat yang telah membuka jalan bagi dirinya dan teman-temannya untuk kembali belajar.

> “Terima kasih Bapak Prabowo karena telah membuat Sekolah Rakyat ini. Kami bisa kembali merasakan bangku sekolah. Sekolah ini membuat kami belajar menjadi anak-anak kreatif, cerdas, dan berjiwa pemimpin seperti Bapak. Mungkin sepuluh tahun ke depan kami akan sukses dan bisa membangun negara ini. Tunggu kami ya, Pak,” tulis Daffa.

 

Surat singkat itu menyentuh hati banyak orang. Selain itu, pesan dari Daffa menjadi pengingat bahwa di balik setiap kebijakan pendidikan, selalu ada harapan besar dari generasi muda Indonesia.

Anak-anak seperti Daffa tumbuh dengan semangat, ilmu, dan cinta tanah air. Mereka ingin berkontribusi untuk bangsa di masa depan.

Sementara itu, Sekolah Rakyat merupakan salah satu visi besar Presiden Prabowo. Program ini bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang mudah diakses oleh semua anak Indonesia.

Baca Juga :  Lowongan Kerja Unilever Indonesia Dibuka Maret 2026, Ini Posisi dan Cara Melamarnya

Dalam waktu satu tahun pemerintahan, sudah ada 166 Sekolah Rakyat yang beroperasi. Sekolah-sekolah itu memberi akses belajar kepada 15.945 pelajar di berbagai wilayah tanah air.

Sebagian besar siswa berasal dari keluarga kurang mampu. Mereka tercatat dalam desil 1 dan desil 2 di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Dengan demikian, Sekolah Rakyat menjadi bukti nyata komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan yang adil dan merata. Program ini bukan hanya membangun sekolah, tetapi juga membangun masa depan anak bangsa. (Lya)

Editor : Liya

Sumber Berita : BPMI Setpres

Berita Terkait

Viral! Citra Anidya Unggah Momen Lebaran Bareng Chef Juna, Warganet Heboh Soal Agama
Samsung Galaxy A57 & A37 5G Resmi Rilis, HP AI Murah dengan Fitur Setara Flagship
Belajar Coin Magic: 14 Trik Sulap Koin yang Mudah dan Menakjubkan untuk Pemula
Jelang Idulfitri 1447 H, Salon Ely Sungai Penuh Kebanjiran Pelanggan, Omzet Meningkat Tajam
Stasiun Malang Jadi Tiga Besar Stasiun Terpadat Saat Mudik Lebaran 2026 di Daop 8
Harga Perak Antam 16 Maret 2026 Jelang Lebaran 1447 H, Cek Daftar Harga Terbarunya
Jelang Lebaran 2026, Harga Emas Perhiasan 16 Maret Turun Tipis, Kesempatan Beli Makin Terbuka
Aturan SIM 2026 Berubah, Pengemudi Wajib Tahu Syarat dan Ketentuan Terbaru
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:30 WIB

Viral! Citra Anidya Unggah Momen Lebaran Bareng Chef Juna, Warganet Heboh Soal Agama

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:43 WIB

Samsung Galaxy A57 & A37 5G Resmi Rilis, HP AI Murah dengan Fitur Setara Flagship

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:56 WIB

Belajar Coin Magic: 14 Trik Sulap Koin yang Mudah dan Menakjubkan untuk Pemula

Senin, 16 Maret 2026 - 21:38 WIB

Jelang Idulfitri 1447 H, Salon Ely Sungai Penuh Kebanjiran Pelanggan, Omzet Meningkat Tajam

Senin, 16 Maret 2026 - 17:34 WIB

Stasiun Malang Jadi Tiga Besar Stasiun Terpadat Saat Mudik Lebaran 2026 di Daop 8

Berita Terbaru

Sejumlah pemain Arsenal mengalami cedera dan batal memperkuat timnas pada jeda internasional Maret 2026.

Internasional

Krisis Cedera Arsenal! Deretan Bintang The Gunners Batal Bela Timnas

Selasa, 24 Mar 2026 - 13:47 WIB