Rupiah Menguat Tipis Jelang FOMC, Pasar Masih Wait and See

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS jelang pengumuman hasil rapat FOMC

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS jelang pengumuman hasil rapat FOMC

Jakarta, Targetlink.id – Nilai tukar rupiah menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Selasa (27/1/2026). Rupiah naik 2 poin atau 0,01 persen ke level Rp16.780 per dolar AS, di bandingkan posisi sebelumnya di Rp16.782 per dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai penguatan rupiah masih terbatas. Hal ini di sebabkan pelaku pasar cenderung bersikap wait and see menjelang hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan di umumkan Rabu (28/1/2026).

Baca Juga :  Rupiah Melemah, Prabowo Singgung Warga Desa: “Tak Pakai Dolar”

Federal Reserve di perkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,5–3,75 persen pada pertemuan pertamanya di tahun 2026. Sikap kebijakan The Fed, apakah hawkish atau dovish, menjadi faktor utama yang memengaruhi arah dolar AS dan pergerakan rupiah.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Presiden Prabowo Cabut Izin 8 Perusahaan Perusak Hutan di Sumatera Barat

Lukman mengatakan, pasar berharap The Fed bersikap lebih dovish menyusul perkembangan geopolitik global yang kurang kondusif. Jika ekspektasi tersebut terwujud, tekanan terhadap dolar AS akan berlanjut dan membantu menjaga stabilitas rupiah.

Baca Juga :  YouTube Down Mendadak Hari Ini, Ini Penyebab dan Penjelasan Resminya

Dari dalam negeri, pasar juga mencermati dinamika Bank Indonesia, termasuk penunjukan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI. Isu independensi bank sentral di nilai menjadi salah satu faktor yang menahan laju penguatan rupiah dalam jangka pendek.(Liya)

Baca Juga: Kunjungan ke Inggris, Presiden Prabowo Dorong Kerja Sama Strategis Bilateral

Editor : Liya

Berita Terkait

Hari Batik Nasional 2 Oktober 2026, Ini Sejarah dan Tema “Batik Berlayar”
Timnas Indonesia Puncaki Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Lolos ke Final usai Hajar Bangladesh 9-2
Reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo Geser Sejumlah Menteri: Ini Daftar Lengkapnya
Kerajinan Sungai Penuh Bidik Pasar Nasional, Sri Kartini Alfin Dorong Perajin Terus Berinovasi
Rahmat Erwin Abdullah Sabet Emas Asian Games 2026 di Cabang Olahraga Angkat Besi, Pecahkan 2 Rekor Dunia
Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun, Indonesia Kehilangan Maestro Seni
Indonesia Menang 2-0, Ini Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru
Pertalite Naik Jadi Rp13.500 Mulai 26 September? Ini Klarifikasi Pertamina dan ESDM
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Hari Batik Nasional 2 Oktober 2026, Ini Sejarah dan Tema “Batik Berlayar”

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Timnas Indonesia Puncaki Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Lolos ke Final usai Hajar Bangladesh 9-2

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo Geser Sejumlah Menteri: Ini Daftar Lengkapnya

Minggu, 27 September 2026 - 14:49 WIB

Kerajinan Sungai Penuh Bidik Pasar Nasional, Sri Kartini Alfin Dorong Perajin Terus Berinovasi

Sabtu, 26 September 2026 - 19:21 WIB

Rahmat Erwin Abdullah Sabet Emas Asian Games 2026 di Cabang Olahraga Angkat Besi, Pecahkan 2 Rekor Dunia

Berita Terbaru