Jakarta, TargetLink.id – Presiden meluncurkan strategi Indonesia Incorporated di forum Indonesia Economic Outlook (IEO) 2026, Jumat (13/2/2026), di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta. Strategi ini mendorong kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Presiden menekankan tiga pilar utama: kerja sama lintas skala, keyakinan terhadap pertumbuhan ekonomi, dan kepastian hukum. “Yang besar maju, tarik yang kurang kuat. Pemerintah yang bersih dan adil bantu yang paling lemah dan miskin,” ujarnya, di kutip Minggu (15/2/2026).
Bagi investor, Indonesia Incorporated memberi arah kebijakan yang inklusif. Sinergi BUMN, pelaku usaha besar, UMKM, dan koperasi desa menciptakan pasar yang jelas dan stabil.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Presiden Prabowo Silaturahmi Ormas Islam di Istana, Bahas Kampung Haji hingga Palestina
Jika di terapkan konsisten, tiga pilar ini bisa meredam volatilitas pasar dan memperkuat stabilitas ekonomi nasional. Strategi ini juga menjadi dasar percepatan pembangunan dan daya saing Indonesia.
Sebelumnya, Prabowo menyampaikan konsep ini saat menerima lima pengusaha besar, termasuk entity[“people”,”Prajogo Pangestu”,”Barito Pacific Group”], “,”Anthony Salim”,”Salim Group”], dan “,”Garibaldi Thohir”,”Adaro Energy”], di kediamannya di Hambalang, Bogor. Sekretaris Kabinet menegaskan semangat ini menjadi fondasi kerja sama seluruh elemen bangsa.(Jn)
Baca Juga: Prabowo Tinjau Dapur MBG Polri di Palmerah, Teknologi UV Sterilizer Jadi Sorotan
Editor : Liya









