Jakarta, Targetlink.id – Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menegaskan pemerintah pusat telah langsung menangani bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak hari pertama. Mobilisasi nasional di lakukan tanpa menunggu penetapan status bencana nasional, termasuk pengucuran anggaran pusat untuk perbaikan hunian warga dan infrastruktur terdampak.
Lebih dari 50.000 personel TNI, Polri, Basarnas, dan relawan telah di terjunkan untuk membantu korban. Pada minggu pertama, tercatat 26.000 pasukan sudah berada di lapangan untuk evakuasi dan penanganan darurat. Teddy menekankan langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam penanganan bencana skala nasional di ketiga provinsi.
Presiden RI Prabowo Subianto memastikan seluruh anggaran berasal dari dana pusat, meski status bencana nasional belum di tetapkan. Saat ini, sekitar Rp 60 triliun telah di kucurkan secara bertahap untuk membangun hunian sementara, rumah tetap, fasilitas publik, hingga gedung pemerintahan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kepala daerah juga menerima bantuan tunai langsung untuk penanganan lokal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Teddy menambahkan ribuan alat berat, ratusan pesawat, dan helikopter telah di kerahkan untuk mendukung distribusi bantuan dan rehabilitasi. Pemerintah menepis anggapan bahwa fasilitas dan sarana prasarana tidak akan di bantu jika status bencana nasional.
Editor : Liya
Sumber Berita : Kompas.Com









