Nilai Tukar Rupiah Tertekan Lagi, Dolar AS Perkasa dan Risiko Dalam Negeri Membebani

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nilai tukar rupiah kembali tertekan akibat faktor global dan domestik

Nilai tukar rupiah kembali tertekan akibat faktor global dan domestik

Jakarta, Targetlink.id – Rupiah kembali berada di bawah tekanan pada akhir pekan ini. Setelah sempat bergerak fluktuatif, mata uang Garuda akhirnya ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), sekaligus melanjutkan tren negatif dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data pasar, Rupiah turun ke kisaran Rp 17.189 per dolar AS. Selain itu, dalam sepekan terakhir, pelemahannya juga semakin terasa hingga mendekati setengah persen. Dengan demikian, tekanan terhadap rupiah belum menunjukkan tanda mereda.

 

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tekanan Global Menguat

Pertama, tekanan datang dari faktor eksternal. Ketegangan geopolitik yang meningkat membuat investor global beralih ke aset aman seperti dolar AS.

Akibatnya, dolar AS menguat cukup signifikan. Sementara itu, mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, justru tertekan. Tidak hanya itu, ekspektasi suku bunga tinggi di Amerika Serikat juga memperbesar arus modal keluar dari pasar berkembang.

Baca Juga :  Menteri Transmigrasi Mematangkan Pelaksanaan Program Transmigrasi Patriot Tahun 2025

 

Faktor Domestik Ikut Membebani

Namun demikian, tekanan tidak hanya berasal dari luar negeri. Dari dalam negeri, kekhawatiran terhadap kondisi fiskal mulai memengaruhi kepercayaan investor.

Selain itu, risiko pelebaran defisit serta tekanan terhadap penerimaan negara membuat pelaku pasar lebih berhati-hati. Oleh karena itu, aliran dana asing keluar dari pasar domestik pun meningkat.

 

Pergerakan Masih Rentan

Di sisi lain, meski sempat mencoba menguat, rupiah belum mampu keluar dari tekanan. Sebaliknya, pergerakannya masih cenderung melemah.

Baca Juga: Matahari Tiba-Tiba Ganti Nama, Emiten Ritel Ini Tetap Bagi Dividen ke Investor

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2026 Jatuh 27 Mei, Umat Islam Siap Sambut Hari Raya Qurban

 

Karena itu, pelaku pasar kini menanti langkah lanjutan dari Bank Indonesia. Intervensi di pasar valuta asing maupun kebijakan moneter dinilai akan sangat menentukan arah rupiah ke depan.

 

Dampak ke Harga Barang

Pelemahan rupiah tidak hanya berdampak di pasar keuangan. Misalnya, harga barang impor berpotensi naik. Selain itu, biaya produksi industri juga bisa meningkat.

Jika kondisi ini berlanjut, tekanan terhadap harga barang dan jasa dalam negeri pun berpotensi ikut naik.(Lya)

Baca Juga: Kode Redeem FF Max 10 April 2026 Terbaru, Klaim Skin & Diamond Gratis Hari Ini!

Editor : Liya

Berita Terkait

KPK Tunggu Kedatangan Nusron Wahid, Untuk Diperiksa Terkait Kasus ATR/BPN
Juara ASEAN Cup 2026, Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik ke Posisi 117 Dunia
Prabowo Bangga Lihat Perjuangan Timnas Indonesia, Garuda Tundukkan Thailand dalam Drama Adu Penalti
Hari Batik Nasional 2 Oktober 2026, Ini Sejarah dan Tema “Batik Berlayar”
Timnas Indonesia Puncaki Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Lolos ke Final usai Hajar Bangladesh 9-2
Reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo Geser Sejumlah Menteri: Ini Daftar Lengkapnya
Kerajinan Sungai Penuh Bidik Pasar Nasional, Sri Kartini Alfin Dorong Perajin Terus Berinovasi
Rahmat Erwin Abdullah Sabet Emas Asian Games 2026 di Cabang Olahraga Angkat Besi, Pecahkan 2 Rekor Dunia
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:12 WIB

KPK Tunggu Kedatangan Nusron Wahid, Untuk Diperiksa Terkait Kasus ATR/BPN

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Juara ASEAN Cup 2026, Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik ke Posisi 117 Dunia

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Prabowo Bangga Lihat Perjuangan Timnas Indonesia, Garuda Tundukkan Thailand dalam Drama Adu Penalti

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Hari Batik Nasional 2 Oktober 2026, Ini Sejarah dan Tema “Batik Berlayar”

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Timnas Indonesia Puncaki Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Lolos ke Final usai Hajar Bangladesh 9-2

Berita Terbaru