Indeks Harga Saham IHSG Naik

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 00:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Targetlink.id– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (23/9/2025) dengan kenaikan 26,26 poin atau 0,33% ke level 8.066,3.

Sebanyak 266 saham naik, 66 turun, dan 635 tidak bergerak.

Nilai transaksi mencapai Rp 277,7 miliar, yang melibatkan 366,7 juta saham dalam 33.740 kali transaksi.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, CDIA menjadi buruan investor pagi ini. Emiten Prajogo Pangestu tersebut naik 3,36% dengan nilai transaksi terbesar, yakni Rp 112,5 miliar.

Untuk pertama kalinya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tampil di depan publik sejak menggantikan Sri Mulyani.

Belanja negara mencapai Rp1.960,3 triliun, juga baru 55,6% dari target.

Baca Juga :  TNI AL di Perkuat Kapal Cepat Rudal Produksi Dalam Negeri

Adapun hari ini, DPR akan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda antara lain Pembicaraan TK II/Pengambilan Keputusan Terhadap RUU tentang APBN TA 2026 hingga Laporan Komisi XI DPR RI atas hasil uji kelayakan (Fit and Proper Test) Calon Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di ruang rapat paripurna DPR, Senayan, Jakarta Pusat.

Dari luar negeri, pidato Ketua The Fed Jerome Powell juga menjadi momen krusial.

Pasar akan mencari sinyal apakah The Fed akan mempertahankan sikap dovish pasca pemangkasan suku bunga 25 bps bulan lalu, atau justru menahan ekspektasi pelonggaran lebih lanjut karena inflasi PCE masih di kisaran 2,9%.

Baca Juga :  BGN Hentikan Sementara MBG Awal Januari 2026

Jika Powell menekankan kehati-hatian, dolar bisa kembali menguat dan memberi tekanan tambahan bagi aset berisiko di emerging markets.

Dengan kombinasi faktor tersebut, investor domestik menghadapi keseimbangan yang rapuh. Dari satu sisi, fiskal memberi sinyal perlunya percepatan belanja dengan defisit yang masih terjaga.

Tekanan eksternal dari data AS dan arah kebijakan The Fed tetap menjadi ancaman bagi rupiah dan IHSG. Selasa ini akan menjadi ujian: apakah pasar mampu menepis ketidakpastian global dan fokus pada fundamental domestik, atau justru kembali terbebani oleh arus keluar modal asing.

Penulis : Liya

Sumber Berita : CNBC

Berita Terkait

Prabowo Murka Usai IHSG Anjlok, Pemerintah Perketat Pengawasan Pasar Modal
Gus Ipul Klarifikasi Perbedaan Data PBI BPJS Nonaktif Pengidap Penyakit Kronis
Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka, Target 100 Ribu Pemudik Berangkat Aman dan Nyaman
ASN Boleh WFA Jelang Nyepi dan Lebaran 2026, Menpan RB Terbitkan Aturan Resmi
Prabowo Pimpin Pertemuan TNI-Polri di Istana, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Nasional
Jasa Marga Prediksi 3,6 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek Saat Mudik Lebaran 2026
Thomas Djiwandono Resmi Dilantik Jadi Deputi Gubernur BI 2026-2031
HPN 2026 di Banten Tegaskan Peran Pers Jaga Demokrasi dan Ekonomi Berdaulat
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:56 WIB

Gus Ipul Klarifikasi Perbedaan Data PBI BPJS Nonaktif Pengidap Penyakit Kronis

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:43 WIB

Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka, Target 100 Ribu Pemudik Berangkat Aman dan Nyaman

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:04 WIB

ASN Boleh WFA Jelang Nyepi dan Lebaran 2026, Menpan RB Terbitkan Aturan Resmi

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:36 WIB

Prabowo Pimpin Pertemuan TNI-Polri di Istana, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Nasional

Senin, 9 Februari 2026 - 22:03 WIB

Jasa Marga Prediksi 3,6 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek Saat Mudik Lebaran 2026

Berita Terbaru