Harga Pangan di Padang Panjang Turun, Daya Beli Warga Mulai Menguat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang sayuran di Pasar Pusat Padang Panjang.

Pedagang sayuran di Pasar Pusat Padang Panjang.

Padang Panjang, Targetlink.id –  Harga sejumlah komoditas pangan strategis di Kota Padang Panjang mengalami penurunan pada pekan keempat Januari 2026. Kondisi ini di harapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat serta mendorong kembali aktivitas transaksi ekonomi di Pasar Pusat Padang Panjang.

Analis Perekonomian Setdako Padang Panjang, Chandra Erfiko, mengatakan harga pangan komoditas yang mengalami penurunan harga meliputi telur ayam ras, telur ayam kampung, telur itik, cabai hijau, cabai rawit, bawang merah, bawang daun, terong, bawang bombai, serta minyak goreng kemasan sederhana. Penurunan ini di nilai berdampak langsung terhadap pengeluaran rumah tangga masyarakat.

Baca Juga :  Gerakan Indonesia ASRI di Kerinci, Bupati Monadi Ajak Warga Kayu Aro Barat Budayakan Lingkungan Bersih

Secara rinci, harga telur ayam ras turun dari Rp29.350 menjadi Rp29.335/kg, telur ayam kampung dari Rp58.267 menjadi Rp56.733/kg, dan telur itik dari Rp32 ribu menjadi Rp31.600/kg. Cabai hijau turun menjadi Rp43 ribu/kg, sedangkan cabai rawit turun cukup signifikan menjadi Rp56.684/kg. Bawang merah kini di jual Rp39.150/kg dan minyak goreng kemasan sederhana turun menjadi Rp15.700/liter.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca JugaWarga Batang Hari Kesulitan Dapatkan Gas Elpiji 3 Kg, Harga Mulai Merangkak Naik

“Penurunan harga ini di harapkan dapat meningkatkan kembali daya beli masyarakat Padang Panjang dan mendorong pertumbuhan transaksi perekonomian di Pasar Pusat,” ujar Chandra. Meski demikian, beberapa komoditas tercatat mengalami kenaikan harga, seperti cabai merah, kacang tanah, seledri, dan ikan kembung, dengan kenaikan tertinggi pada cabai merah sebesar 7,36 persen.

Baca Juga :  Penutupan Safari Ramadhan Kerinci, Bupati Monadi Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik di Tengah Konflik Global

Chandra menjelaskan, kenaikan harga cabai merah di picu cuaca hujan lebat yang terjadi selama dua hari di akhir pekan. Sementara itu, komoditas utama lainnya terpantau relatif stabil.(Lya)

Baca JugaSPAM Simpang Tiga Rawang: Air Bersih Kini Mengalir

Editor : Liya

Berita Terkait

Wako Alfin Apresiasi Kenduri Sko Koto Baru, Tradisi Leluhur Tetap Lestari dan Penuh Makna
Polisi Sikat Balap Liar di Pringsewu, 14 Motor Diamankan dalam Razia Tengah Malam
Wako Alfin Gaspol ke BPBPK Jambi, Dorong Percepatan Air Bersih dan Solusi Sampah Modern
Penutupan Safari Ramadhan Kerinci, Bupati Monadi Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik di Tengah Konflik Global
Wako Alfin Buka Musrenbang RKPD 2027, Fokus Digitalisasi Layanan dan Peningkatan SDM
Info Penting: Samsat Kerinci Tutup 18–24 Maret 2026, Ini Penjelasan Kepala Samsat Kerinci
Jalan Longsor di KM 4 Puncak Sungai Penuh, Wawako Azhar Hamzah Turun Langsung Pantau Perbaikan
Wako Alfin Sidak Dinas Kesehatan Sungai Penuh, Pastikan Pelayanan Tetap Optimal Selama Ramadan
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 12:24 WIB

Wako Alfin Apresiasi Kenduri Sko Koto Baru, Tradisi Leluhur Tetap Lestari dan Penuh Makna

Minggu, 12 April 2026 - 23:21 WIB

Polisi Sikat Balap Liar di Pringsewu, 14 Motor Diamankan dalam Razia Tengah Malam

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:34 WIB

Wako Alfin Gaspol ke BPBPK Jambi, Dorong Percepatan Air Bersih dan Solusi Sampah Modern

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:21 WIB

Penutupan Safari Ramadhan Kerinci, Bupati Monadi Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik di Tengah Konflik Global

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:56 WIB

Wako Alfin Buka Musrenbang RKPD 2027, Fokus Digitalisasi Layanan dan Peningkatan SDM

Berita Terbaru