Targetlink.id – Harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia kembali mengalami penyesuaian pada Maret 2026. Perubahan ini terjadi setelah harga minyak dunia melonjak hingga menembus 113 dolar AS per barel. Kenaikan tersebut berdampak pada beberapa jenis BBM non-subsidi yang di jual oleh PT Pertamina (Persero).
Pertamina menyesuaikan harga BBM non-subsidi mengikuti formula yang di tetapkan pemerintah. Perhitungan tersebut mempertimbangkan harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Karena itu, harga BBM jenis tertentu dapat berubah sesuai kondisi pasar energi global.
Berdasarkan daftar harga terbaru, Pertamax Turbo (RON 98) kini di jual sekitar Rp13.100 per liter. Sementara itu, Pertamax Green (RON 95) berada di kisaran Rp12.900 per liter. Kenaikan ini mengikuti tren harga minyak dunia yang masih bergejolak dalam beberapa waktu terakhir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Rupiah Melemah? Kurs Dolar Hari Ini 9 Maret 2026 Nyaris Rp17.000 per USD
Selain itu, BBM jenis diesel non-subsidi juga mengalami penyesuaian. Dexlite saat ini di jual sekitar Rp14.200 per liter, sedangkan Pertamina Dex berada di kisaran Rp14.500 per liter. Penyesuaian harga ini di lakukan secara berkala oleh Pertamina.
Di sisi lain, pemerintah tetap mempertahankan harga BBM subsidi untuk menjaga daya beli masyarakat. Harga Pertalite masih Rp10.000 per liter dan Bio Solar subsidi tetap Rp6.800 per liter di seluruh Indonesia.(Lya)
Baca Juga: Stok BBM Aman dan Harga Terkendali, Begini Strategi Pemkab Kerinci Jelang Lebaran
Editor : Liya









