Jawa Tengah, Targetlink.id – Tim SAR akhirnya menemukan seorang pendaki ilegal Gunung Merapi meninggal dunia pada Rabu (24/12). Pendaki berinisial A asal Yogyakarta itu di nyatakan tewas setelah melakukan pendakian melalui jalur Kalitalang, Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (20/12).
Sebelumnya, dua pendaki ilegal lainnya berhasil di temukan selamat. Mereka telah di evakuasi oleh tim SAR gabungan dan di bawa ke lokasi aman. Proses pencarian melibatkan sekitar 15 organisasi dan instansi, menunjukkan kerja sama yang cepat dan profesional.
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), Muhammad Wahyudi, menyampaikan bahwa survivor terakhir di temukan di kawasan Pronojiwan–Sapuangin pada pukul 14.20 WIB. Pihaknya menekankan pentingnya keselamatan dan disiplin dalam pendakian gunung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Balai TNGM menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya pendaki tersebut. Mereka juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi, mulai dari tim SAR hingga relawan lokal.
Masyarakat kembali di imbau untuk tidak melakukan pendakian ilegal. Gunung Merapi masih berstatus Siaga, sehingga aktivitas pendakian resmi masih ditutup demi keselamatan publik. Kesadaran dan kepatuhan menjadi kunci menghindari risiko yang fatal.(Lya)
Editor : Liya
Sumber Berita : Kumparan









