BNN Bongkar Pabrik Vape Narkoba Omzet Rp18 Miliar

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah vape siap edar yang diproduksi pelaku diamankan BNN untuk mencegah penyalahgunaan narkoba.

Sejumlah vape siap edar yang diproduksi pelaku diamankan BNN untuk mencegah penyalahgunaan narkoba.

Jakarta, Targetlink.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil membongkar pabrik vape berisi liquid narkoba di sebuah apartemen di Jakarta Selatan. Dua warga negara asing, MK dan TKG, di tangkap karena memproduksi sekitar 3.000 cartridge vape siap edar. Operasi ini di lakukan bekerja sama dengan Bea Cukai untuk mencegah peredaran narkoba lebih luas.

Brigjen Aldrin Hutabarat, Direktur Psikotropika dan Prekursor BNN, menjelaskan, dari hasil interogasi sementara, kedua pelaku membawa narkotika jenis etomidate. Cairan 1,5 mililiter di masukkan ke dalam setiap cartridge vape, siap dikonsumsi masyarakat. “Mereka memang membawa barang haram ini dengan cara sistematis,” ujarnya.

Baca Juga :  Kodim 0417/ Gelar Bakti Sosial Sambut HUT TNI ke-80

Satu cartridge vape dapat di gunakan oleh 3–5 orang. Dari 3.000 cartridge yang di sita, potensi korban yang bisa di selamatkan mencapai 15.000 orang. Angka ini menjadi tolok ukur keberhasilan operasi dalam menekan penyalahgunaan narkoba berbasis vape di ibu kota.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca JugaKapolda Jambi Perkuat Sinergi Berantas Narkoba Bersama BNN

Dari sisi bisnis, satu unit vape di jual pelaku dengan harga Rp 4–6 juta. Dengan perhitungan maksimal, omzet yang di raup mencapai Rp 18 miliar. Brigjen Aldrin menekankan, nilai bisnis yang besar ini menunjukkan betapa menguntungkannya perdagangan narkoba, tetapi juga besarnya risiko hukum yang menanti pelaku.

Baca Juga :  Operasi BNNP Sumbar Gagalkan Peredaran Ganja Bukittinggi

BNN menegaskan pengungkapan ini menjadi peringatan tegas bagi siapa pun yang mencoba memanfaatkan teknologi untuk produksi narkotika. “Ini bukti bahwa kita terus memantau dan menindak semua modus baru peredaran narkoba demi keselamatan anak bangsa,” tutup Aldrin.(Lya)

Baca JugaOperasi BNNP Sumbar Gagalkan Peredaran Ganja Bukittinggi

Editor : Liya

Berita Terkait

Belajar Coin Magic: 14 Trik Sulap Koin yang Mudah dan Menakjubkan untuk Pemula
Jelang Idulfitri 1447 H, Salon Ely Sungai Penuh Kebanjiran Pelanggan, Omzet Meningkat Tajam
Stasiun Malang Jadi Tiga Besar Stasiun Terpadat Saat Mudik Lebaran 2026 di Daop 8
Harga Perak Antam 16 Maret 2026 Jelang Lebaran 1447 H, Cek Daftar Harga Terbarunya
Jelang Lebaran 2026, Harga Emas Perhiasan 16 Maret Turun Tipis, Kesempatan Beli Makin Terbuka
Aturan SIM 2026 Berubah, Pengemudi Wajib Tahu Syarat dan Ketentuan Terbaru
Harga Pangan 15 Maret 2026 Naik Tajam, Bawang Merah dan Cabai Jadi yang Termahal di Pasar
Waspada! Modus Baru Pembobolan M-Banking, Uang di Rekening Bisa Hilang dalam Hitungan Menit
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:56 WIB

Belajar Coin Magic: 14 Trik Sulap Koin yang Mudah dan Menakjubkan untuk Pemula

Senin, 16 Maret 2026 - 17:34 WIB

Stasiun Malang Jadi Tiga Besar Stasiun Terpadat Saat Mudik Lebaran 2026 di Daop 8

Senin, 16 Maret 2026 - 17:06 WIB

Harga Perak Antam 16 Maret 2026 Jelang Lebaran 1447 H, Cek Daftar Harga Terbarunya

Senin, 16 Maret 2026 - 16:44 WIB

Jelang Lebaran 2026, Harga Emas Perhiasan 16 Maret Turun Tipis, Kesempatan Beli Makin Terbuka

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:38 WIB

Aturan SIM 2026 Berubah, Pengemudi Wajib Tahu Syarat dan Ketentuan Terbaru

Berita Terbaru