Jakarta, Targetlink.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil membongkar pabrik vape berisi liquid narkoba di sebuah apartemen di Jakarta Selatan. Dua warga negara asing, MK dan TKG, di tangkap karena memproduksi sekitar 3.000 cartridge vape siap edar. Operasi ini di lakukan bekerja sama dengan Bea Cukai untuk mencegah peredaran narkoba lebih luas.
Brigjen Aldrin Hutabarat, Direktur Psikotropika dan Prekursor BNN, menjelaskan, dari hasil interogasi sementara, kedua pelaku membawa narkotika jenis etomidate. Cairan 1,5 mililiter di masukkan ke dalam setiap cartridge vape, siap dikonsumsi masyarakat. “Mereka memang membawa barang haram ini dengan cara sistematis,” ujarnya.
Satu cartridge vape dapat di gunakan oleh 3–5 orang. Dari 3.000 cartridge yang di sita, potensi korban yang bisa di selamatkan mencapai 15.000 orang. Angka ini menjadi tolok ukur keberhasilan operasi dalam menekan penyalahgunaan narkoba berbasis vape di ibu kota.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Kapolda Jambi Perkuat Sinergi Berantas Narkoba Bersama BNN
Dari sisi bisnis, satu unit vape di jual pelaku dengan harga Rp 4–6 juta. Dengan perhitungan maksimal, omzet yang di raup mencapai Rp 18 miliar. Brigjen Aldrin menekankan, nilai bisnis yang besar ini menunjukkan betapa menguntungkannya perdagangan narkoba, tetapi juga besarnya risiko hukum yang menanti pelaku.
BNN menegaskan pengungkapan ini menjadi peringatan tegas bagi siapa pun yang mencoba memanfaatkan teknologi untuk produksi narkotika. “Ini bukti bahwa kita terus memantau dan menindak semua modus baru peredaran narkoba demi keselamatan anak bangsa,” tutup Aldrin.(Lya)
Baca Juga: Operasi BNNP Sumbar Gagalkan Peredaran Ganja Bukittinggi
Editor : Liya









